Artikel penyelidik mengatakan lembaga korupsi Indonesia bisa hancur

Ditulis oleh Kate Lamb dan Stanley Widianto

JAKARTA (Reuters) – Penyelidik antikorupsi paling terkenal di Indonesia, Novel Baswedan, mengatakan pemecatannya bulan lalu bisa menjadi lonceng kematian bagi badan antikorupsi populer di negara itu. ).

“Sebagai bagian dari kelemahan KPK yang terus berlanjut, saya khawatir ini mungkin tahap terakhir,” kata Nouvel kepada Reuters melalui Zoom.

Dia salah satu dari 75 karyawan yang dipecat karena gagal dalam ujian pegawai negeri di sebuah lembaga yang telah menuntut ratusan politisi, pejabat, dan pengusaha selama hampir dua dekade — dan menjadi musuh yang kuat.

Seorang juru bicara KPK mengatakan kepada Reuters bahwa ujian itu disiapkan oleh lembaga terpisah dan sama sekali bukan upaya untuk memecat karyawan yang semuanya “aset penting dalam upaya pemberantasan korupsi”.

Kantor Presiden Joko Widodo tidak segera menanggapi pertanyaan tentang pemecatan tersebut. Presiden mengatakan bulan lalu bahwa ujian tidak boleh digunakan untuk memberhentikan pegawai KPK.

Rovell, yang kehilangan mata kirinya dalam serangan yang diyakini terkait dengan salah satu dari banyak investigasi korupsi elitnya, mengatakan dia yakin tes itu adalah “alat untuk mengusir” para penyelidik yang menolak untuk menjauh dari kasus-kasus besar.

“Kami memiliki integritas dan tidak siap untuk pengaruh,” katanya. “Anggap itu kesalahan.”

Dia mengatakan penyelidik KPK sedang menyelidiki “mafia” hukum dan pajak dan korupsi bantuan virus corona di seluruh nusantara.

Korupsi telah lama menjangkiti negara berpenduduk lebih dari 270 juta orang.

KPK didirikan setelah jatuhnya Presiden Suharto, yang dikecam oleh para pengkritiknya sebagai seorang kleptokrat. Badan tersebut memperoleh dukungan rakyat tetapi jatuh ke tangan kepentingan yang kuat.

Pertanyaan

Ujian Pegawai Negeri Sipil yang merupakan gabungan antara tes tertulis dan wawancara, resmi menjadi bagian dari transisi pegawai independen KPK ke dalam birokrasi negara.

READ  UEA menjadi "investor terbesar" dengan jaminan 10 miliar dolar kepada dana kekayaan Indonesia

Tapi sifat tes dan hasilnya mengangkat alis.

Seorang anggota KPK mengatakan pertanyaan yang merendahkan diajukan kepada pegawai wanita, dengan wanita yang belum menikah menanyakan tentang hasrat seksual mereka dan wanita yang bercerai meminta untuk menjelaskan pernikahan yang gagal.

Pegawai laki-laki mengatakan mereka diminta untuk menentukan posisi agama mereka dan apakah mereka akan memilih Pancasila – ideologi negara Indonesia – daripada Al-Qur’an, kitab suci Islam.

Setelah kritik publik terhadap pemecatan, 24 karyawan diberitahu bahwa mereka dapat berpartisipasi dalam program pemerintah yang dapat mengembalikan pekerjaan mereka, tetapi Novel tidak ada di antara mereka.

Kritikus mengatakan KPK lemah di bawah presiden, dan revisi undang-undang 2019 tentangnya memicu demonstrasi jalanan.

Pemerintah membantah tuduhan bahwa badan tersebut dihalangi.

Menurut Transparency International (TI), memburuknya korupsi menyebabkan Indonesia turun tiga poin pada Indeks Persepsi Korupsi tahun lalu.

Indonesia menempati peringkat 102 dari 180 negara pada tahun 2020 dalam TI Index.

Pemerintah menyatakan komitmennya untuk memerangi korupsi.

Nouvel mengatakan, penyidik ​​di masa lalu dikejutkan dengan kasus korupsi senilai miliaran rupee atau puluhan atau ratusan ribu dolar.

Sekarang sangat banyak seperti triliunan rupee, atau puluhan atau ratusan juta dolar, katanya.

Dia berkata, “Saya tidak suka mengatakan mereka menang, ini bukan negara mereka, negara yang dijalankan oleh penjahat.”

($ 1 = 14.300 rupee)

(Laporan oleh Kate Lamb di Sydney dan Stanley Widianto di Jakarta; Disunting oleh Matthew Tosteffen, Robert Percell)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *