Borobudur Edupark terbuka untuk pengunjung dan menampilkan seni Indonesia

Hari ini, kita melihat Pak Mustafa dan timnya di Nakula Sadewa membuat karya kreatif yang terinspirasi dari Borobudur. Mustafa telah menghasilkan pengakuan lokal dan internasional

Magelang, Jawa Tengah (Antara) – Borobudur Idupark, destinasi promosi pendidikan dan seni di Jalan Magelang Yogyakarta, Jawa Tengah, dibuka untuk pengunjung.

Setelah diresmikan pada Senin (9 Januari 2022) oleh Gubernur Jawa Tengah Gangar Pranuo, Edupark siap menyambut wisatawan, kata Direktur dan Pematung Borobudur Edupark, Nyoman Alim Mustafa, di Jakarta, Sabtu.

Pembukaan juga dihadiri oleh beberapa tokoh agama, pekerja pariwisata dan pemangku kepentingan, serta CEO PT TWC, perusahaan pemerintah yang mengoperasikan destinasi populer seperti Candi Prambanan dan Ratu Puku.

Mustafa mengatakan harga masuk ke Borobudur Edupark ditetapkan sebesar Rp30.000 untuk dewasa dan Rp20.000 untuk anak-anak dan pelajar. Ditambahkannya, saat soft opening, pihak taman menawarkan tiket promosi dengan harga Rp25.000 untuk dewasa dan Rp15.000 untuk anak-anak dan pelajar.

Berita terkait: Kemenpar rencanakan wisata religi di Candi Prambanan

Mustafa mencatat, Edupark yang menaungi Galeri Unik Seni Borobudur (GUSBI) ini diharapkan dapat menumbuhkan dan mengembangkan industri pariwisata serta membawa wawasan dan manfaat baru bagi sektor pariwisata.

Di sisi lain, Presiden Direktur PT TWC, Eddy Citigono, mengatakan Candi Borobudur bukan hanya monumen megah, tapi juga pusat ilmu pengetahuan.

“Hari ini kita melihat Pak Mustafa dan timnya di Nakula Sadewa menciptakan karya kreatif yang terinspirasi dari Borobudur. Mustafa telah menghasilkan karya yang diakui lokal dan internasional,” tambah Citigono.

Ia juga berharap agar lebih banyak tokoh seperti Mustafa dari Borobudur akan muncul.

Berita terkait: Pemerintah mendukung IDF untuk melestarikan warisan budaya Candi Borobudur

READ  Hari Kasar di Pasar Obligasi: Lonjakan Hasil Treasury, Tingkat Hipotek Tetap 30 Tahun Mendekati 4%. Dimana Angka Ajaibnya?

“Borobudur harus menjadi peluang nyata bagi bangsa dan masyarakat yang berbeda pengalaman,” ujarnya.

Borobudur Edupark menampilkan karya Mustafa, seorang pematung Bali yang sudah lama menetap di wilayah Magelang.

Patung-patungnya sudah terkenal di dunia internasional dan pernah muncul di Miniatur Candi Borobudur di Afrika Selatan, Pairi Daiza Zoo di Belgia, Minimundus Amusement Park di Austria, Kuil Wat Khao Sukim di Thailand, Venlo di Belanda, dan masih banyak situs lainnya.

Mustafa mengatakan workshop pembangunan empat pintu gerbang khas kawasan Borobudur juga bisa disaksikan di Borobudur Idupark.

Berita terkait: Sandal Khusus untuk Pengunjung Borobudur: Menteri Ono

Berita terkait: Di dalam pengunjung Prambanan, Borobudur Keamanan dan kenyamanan: TWC

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.