Eni menyelesaikan pengeboran dan pengujian sumur penilaian Indonesia

Eni telah berhasil mengebor dan menguji Sumur Penilaian Maha 2 yang terletak di Laut Kalimantan di bagian barat Indonesia. Lapangan tersebut terletak 16 km sebelah tenggara FBU Jangrik.

Sumur dibor hingga kedalaman 2970 m pada kedalaman air 1115 m dan menghadapi 43 m pasir bersih yang mengandung gas.

Uji produksi, dibatasi oleh fasilitas permukaan, mencatat pasokan gas dari reservoir yang mengalir pada 34 juta kaki3/ D Informasi penting dari pengujian dan reservoir telah dikumpulkan untuk melaksanakan semua studi yang diperlukan untuk mempersiapkan rencana pengembangan lapangan untuk Great Field, di mana dua sumur penilaian lainnya direncanakan untuk dibor. Rencana pengembangan kemungkinan besar akan memprediksi penyelesaian subsea dan afiliasi Jangrik dengan FPU.

Eni adalah operator blok Western Canal melalui anak perusahaannya Annie West Canal Limited, yang memiliki 40% saham di Neptune West Canal PV dan Pt. Pertamina Hulu Kanal Barat masing-masing memiliki 30% saham.

Echo Lumadio, Managing Director, Neptune Energy, Indonesia, mengatakan: “Maha merupakan perkembangan yang spektakuler bagi Neptune Energy, dan pencapaian terbaru ini membawa permintaan energi domestik Indonesia yang terus meningkat dan sebuah langkah maju dalam menghadirkan inovasi melalui infrastruktur terkini yang mendukung keduanya. Pasar ekspor yang sedang berkembang.

“Indonesia adalah bagian strategis penting dari portofolio manufaktur Neptunus dan kemajuan kami di Maha2 akan mulai diproduksi dari Merakase awal tahun ini, menjelang kegiatan yang direncanakan lebih lanjut pada inovasi dan peluang lainnya. Kami berharap dapat melanjutkan kesuksesan kami baru-baru ini. ”

Baca edisi terbaru Oilfield Technology secara gratis: Edisi 1 2021

Rilis pertama Oilfield Technology 2021 melihat prospek minyak ketat di Amerika Serikat tahun ini. Masalah bergerak untuk memasukkan teknologi lengkap, perkiraan produksi, pemadaman listrik, pemulihan pasir dan banyak lagi.

READ  Grup Pemantau Indonesia mengkaji perjanjian Kozak-Tokopedia

Kontribusi eksklusif datang dari Ristot Energy, Archer, Weatherford, Halliburton, CGG, NOV, Tetra Technologies, Clarient, dan banyak lagi.

Baca artikel online: https://www.oilfieldtechnology.com/offshore-and-subsea/07062021/eni-completes-drilling-and-testing-of-appraisal-well-offshore-indonesia/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *