Expo 2020 Dubai menyoroti kepemimpinan perusahaan Indonesia di bidang keberlanjutan

November 2021, 06

.

Expo 2020 Dubai, pertemuan terbesar negara-negara di dunia hingga Maret 2022, menampilkan kemajuan ekonomi dan budaya yang dicapai selama satu dekade di berbagai belahan dunia.

Di bawah tema “Connecting Minds, Creating the Future” dan subtema keberlanjutan, Indonesia menonjolkan banyak kekuatannya di World Expo 2020 yang diselenggarakan oleh Dubai. Di antara perusahaan Indonesia yang dipamerkan di Dubai adalah platform teknologi konsumen terkemuka GoTo, dengan fokus pada inisiatif keberlanjutannya sendiri.

GoTo mewakili Indonesia sebagai bagian dari delegasi nasional Expo 2020, menampilkan inisiatif teknologi, inovasi, bisnis, dan keberlanjutan terbaik yang ditawarkan Indonesia.

“Ada kebutuhan mendesak bagi sektor swasta untuk mengambil tindakan untuk membantu mengatasi masalah lingkungan dan sosial terpenting yang mengganggu planet kita dan masyarakat kita saat ini,” kata Andre Solisteo, CEO GoTo.

“Karena GoTo terus tumbuh dalam ukuran dan kekuatan dengan jutaan orang mengandalkan platform kami untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka, kami memiliki tanggung jawab untuk melakukannya secara berkelanjutan,” tegasnya.

“Dengan mengintegrasikan ESG yang terdepan di industri [environmental, social and governance] praktik, kami memastikan kami melakukan pekerjaan kami dengan lebih baik di seluruh ekosistem kami sambil membuka jalan bagi bisnis lain di kawasan ini untuk melakukan hal yang sama. “

Tambahan terbaru untuk portofolio keberlanjutan perusahaan adalah kemitraan yang baru-baru ini diumumkan antara Gojek, lengan layanan on-demand GoTo, dan produsen terminal baterai yang berbasis di Taiwan, Gogoro. Kemitraan Gojek-Gogoro bertujuan untuk menguji coba skema pertukaran baterai kendaraan listrik (EV) di Jakarta menuju rencana ambisius untuk mengembangkan ekosistem kendaraan listrik nasional.

Dalam pilot project, Gojek dan Gogoro berencana membangun SPBU bermerek GoStation di empat SPBU Pertamina. Gogoro juga akan mengerahkan setidaknya 250 skuter listriknya, Gogoro Smartscooter, pada tahap awal proyek di Jakarta, yang akan diperluas menjadi 5.000 kendaraan secara bertahap untuk menempuh jarak satu juta kilometer perjalanan.

READ  Imbal hasil treasury naik jelang laporan ketenagakerjaan ADP

Ambisi Gojek untuk kendaraan listrik adalah bagian dari misi keberlanjutan GoTo untuk mencapai netralitas karbon “tiga nol” pada tahun 2030, yang berarti “nol emisi, nol limbah, dan nol hambatan”. Ini adalah komitmen GoTo untuk memberikan dampak dan nilai positif jangka panjang bagi planet ini dan masyarakatnya.

Misi GoTo dibangun di sekitar tiga pilar: 1) Inisiatif Keberlanjutan Lingkungan GoGreener untuk mencapai nol emisi dan nol limbah; 2) Inisiatif GoForward untuk Kemakmuran dan Kemajuan Sosial; 3) Inisiatif kesetaraan dan inklusi GoTogether untuk mencapai nol hambatan.

“Ini adalah isu-isu yang semakin penting bagi para pemangku kepentingan di mana-mana, dan kami bertekad untuk melampaui harapan mereka untuk kepentingan Indonesia, Asia Tenggara, dan seluruh dunia,” kata Andre.

GoTo terus bekerja sama dengan pemerintah, mitra yang berpikiran sama, dan organisasi yang tepat untuk mempercepat perubahan menjadi lebih baik. Perusahaan juga memiliki Dewan Penasihat Keberlanjutan yang terdiri dari para ahli yang tidak memihak dan independen dari berbagai organisasi untuk memberi nasihat kepada perusahaan tentang praktik terbaik dan mengawasi tanggung jawabnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *