Hyundai Motor dan LG Energy Solutions berniat mendirikan pabrik baterai bersama di Indonesia

Hyundai Motor dan LG Energy Solution akan mendirikan perusahaan patungan produsen baterai kendaraan listrik (EV) di Indonesia.


Hyundai Motor dan LG Energy Solution diharapkan mengumumkan usaha patungan untuk baterai kendaraan listrik (EV) di Indonesia awal bulan depan.

Kedua perusahaan akan bersama-sama menginvestasikan sekitar 1 triliun hingga 1,3 triliun won untuk membangun pabrik dengan kapasitas produksi tahunan sekitar 10 gigawatt jam, jumlah yang dapat menggerakkan 120.000 kendaraan listrik. Pembangunan basis produksi dijadwalkan akan dimulai pada 2021, dan produksi massal dijadwalkan dimulai pada awal 2023.

Pabrik baterai ini akan menjadi yang pertama dari jenisnya tidak hanya di Indonesia tetapi juga di Asia Tenggara secara keseluruhan. Kedua perusahaan tersebut memilih Indonesia karena kaya akan sumber daya alam seperti litium yang merupakan bahan baku baterai yang menjadi pasar utama di Asia Tenggara.

Hyundai Motor sedang mempersiapkan untuk memulai pabrik mobil Indonesia pada tahun 2021 dan berencana untuk memproduksi secara massal model kendaraan listrik strategis untuk pasar ASEAN mulai tahun 2022. Pabrik tersebut dapat meluncurkan 250.000 unit setiap tahun. Produksi uji coba akan dimulai pada bulan Mei. Secara khusus, produsen mobil tersebut akan memproduksi model kendaraan listrik strategis untuk pasar ASEAN mulai tahun depan.

Negara-negara ASEAN secara aktif mempromosikan penetrasi kendaraan listrik, menurut firma riset pasar global Frost & Sullivan. Indonesia menargetkan memasok 201.000 kendaraan listrik pada tahun 2025, Singapura memiliki 530.000 kendaraan pada tahun 2050, dan Thailand 1,2 juta pada tahun 2036.

Pemerintah Indonesia mengumumkan pada April 2020 akan menjadi hub industri kendaraan listrik pada tahun 2030 berdasarkan sumber dayanya yang melimpah. Ini menjelaskan mengapa pemerintah Indonesia telah melakukan upaya selama bertahun-tahun untuk menarik pabrik baterai patungan untuk Hyundai Motor dan LG Energy Solutions.

READ  Utusan: China siap investasi 1,38 miliar dolar di Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.