Implementasinya mengalami sapuan terbalik terhadap EVOS, dan tergelincir ke braket bawah

The Execration mengalami kekalahan telak oleh EVOS Legends of Indonesia, 2-1, terdegradasi ke braket bawah Mobile Legends: Bang Bang Southeast Asian Cup (MSC) 2021 pada hari Jumat.

The Execration, yang merangkak kembali dari kedalaman tingkat terbawah MLBB Professional League (MPL) Filipina Musim 7 untuk mencapai Grand Final, akan berusaha untuk mengulangi prestasi yang dia mulai dengan Impunity KH of Cambodia di babak berikutnya untuk mendapatkan tiket ke braket final babak bawah.

EVOS Legends membuat kehadiran mereka terasa di awal Game 1 saat LJ terjun ke hutan memperumit masalah bagi Kiel “Kielvj” Harnandez (Claude) yang memimpin pada menit ke-4 dengan emas 2k saat juara Indonesia mencetak keunggulan 6-1 membunuh.

Namun Duane “Kelra” Pillas (Lunox) kembali memimpin Eksekusi dengan double kill pada menit kedelapan di jalan layang yang memblok Perdyansyah “Ferxiic” Kamaruddin (Brody).

The Execration kemudian menyelesaikan sapuan 5-0 pada menit ke-11 di belakang Triple Kelra untuk memimpin 1-0. Kylera selesai dengan skor sempurna 9-0-4 KDA di Game 1.

The Execration memilih Aldous hypercarry di Game 2 yang secara mengejutkan menghasilkan pertandingan awal yang bagus saat runner-up MPL Filipina Musim 7 mengambil alih Turtle di menit kelima setelah lari mudah.

Sepertinya pertandingan Execration berlanjut setelah Lord mengambil alih pada menit ke-12 dan mencetak skor 4-2. Tapi Maxhill “Antimage” Leonardo punya rencana lain saat dia menahan Execration dengan Lords, selamat dari pertarungan 1-on-3 yang mengubah permainan untuk juara Indonesia.

Antimage kemudian melakukan triple kill dalam pertarungan menit ke-14 yang membantu EVOS menjalankan game do or die 3. Binatang itu menyelesaikan 9-0-5 KDA.

Dengan pemenang mendapatkan semua 3 game, EVOS membawa game A-nya dan Execration terbalik di game 2 dengan hypercarry Aldous.

READ  Atlet vaksinasi membuat semangat juang tetap hidup untuk pertandingan internasional

Indonesia memegang kendali di sebagian besar pertandingan sampai kekalahan 3-1 dari Execration yang memberi ruang untuk bernafas di menit ke-12.

Tapi EVOS tidak bisa dikalahkan karena mereka terus menekan dan menyelesaikan pertandingan di menit ke-21 untuk mengatur pertarungan terakhir di atas kepala melawan juara MPL Philippines Blacklist International.

—MGP, Berita GMA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *