Indonesia akan menyediakan cuplikan Covid-19 yang disempurnakan dari awal 2022, SE Asia News & Top Stories

Jakarta – Indonesia berencana mengizinkan masyarakat untuk membayar dosis booster vaksin Covid-19 mulai awal tahun depan.

“Kami akan membuka pintu untuk merek vaksin generik yang kami dapatkan, sehingga mereka yang menginginkan dosis booster dapat memilih. Harga setiap dosis tidak akan mahal. Sekitar 100.000 rupee (S$9,40) masing-masing,” Pak Budi Gunadi Sadkin, kata Menkes, di depan DPR, Rabu (25 Agustus).

Dia mengatakan dosis booster akan tersedia setelah target program vaksinasi nasional tercapai. Ini sekarang ditetapkan untuk Januari 2022.

Bode, yang menanggapi pertanyaan dari anggota komite kesehatan Parlemen, mengatakan itu bukan pertanyaan apakah dosis booster efektif, tetapi apakah etis untuk mengizinkannya sekarang.

Sejauh ini, katanya, Indonesia telah memvaksinasi sebagian 58 juta orang, di antaranya 30 juta telah divaksinasi lengkap, tetapi tujuannya adalah untuk memvaksinasi 208 juta orang di atas usia 12 tahun.

Dia juga mengatakan bahwa varian delta yang sangat menular dari virus corona telah membuat kekebalan kelompok tidak dapat dicapai dan bahwa Presiden Joko Widodo telah setuju untuk memperlakukan Covid-19 sebagai pandemi.

Dia mengatakan suntikan vaksin di masa depan tidak akan gratis kecuali untuk orang miskin di bawah skema asuransi kesehatan yang disponsori pemerintah yang disebut BPJS.

Indonesia sebagian besar mengandalkan Sinovac untuk program vaksinasi nasionalnya, tetapi pada 16 Juli mulai memberikan vaksin Moderna sebagai booster kepada 50 pekerja medis. Bode mengatakan kepada anggota parlemen bahwa negara tersebut menerima delapan juta dosis vaksin Moderna dari pemerintah AS sebagai paket bantuan, dan tambahan 4,8 juta dosis vaksin Pfizer.

Pada hari Rabu, Budi juga memberi penjelasan kepada Parlemen tentang pembaruan terbaru dari aplikasi pelacakan negara PeduliLindungi, yang setara dengan aplikasi TraceTogether Singapura di Indonesia.

READ  Menteri kabinet Indonesia mendapat 12 tahun korupsi untuk COVID-19

Mulai bulan depan, katanya, aplikasi itu akan menjadi satu-satunya cara bagi pelancong domestik untuk membuktikan bahwa mereka telah divaksinasi dan dites negatif sebelum check-in di bandara atau naik transportasi umum untuk perjalanan jauh.

“Tidak menggunakan kertas mencegah pemalsuan,” kata Boddy.

Selain menyaring wisatawan, aplikasi PeduliLindungi juga digunakan untuk pelacakan kontak dan pengelolaan protokol kesehatan.

“Jika ada yang dites positif, sistem dapat dalam hitungan detik memperingatkan orang-orang yang telah melakukan kontak dekat dengan orang yang terinfeksi,” kata Bode. Soal protokol kesehatan, dia mencontohkan stadion olahraga yang bisa membagi penonton menjadi dua bagian, yakni yang sudah divaksin dan yang tidak.

“Di bagian vaksinasi, seseorang dapat melepas topengnya dan berteriak dan bersorak selama pertandingan dan ada meja untuk makanan dan minuman,” katanya.

Dia juga mengatakan kepada anggota parlemen bahwa pemerintah terbuka untuk mengintegrasikan platform PeduliLIndungi ke dalam aplikasi seluler populer.

“Kami tidak akan memonopoli. Kami akan membuka platform ini (PeduliLindungi) untuk siapa saja seperti (aplikasi pengiriman makanan Jakarta, aplikasi pengiriman makanan) Gojek, Shopee (e-commerce Singapura) Shopee. Mereka memiliki unduhan yang sangat besar,” Kata Pak Pudi, menekankan Namun, pemerintah hanya ingin memastikan bahwa platform tersebut dapat digunakan oleh sebanyak mungkin orang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *