Indonesia berencana untuk segera mengizinkan penerbangan asing ke Bali

Indonesia akan mengizinkan penerbangan internasional untuk mulai mendarat di bandara di pulau Bali minggu depan karena mempertimbangkan untuk membuka kembali negara itu untuk turis asing untuk pertama kalinya dalam lebih dari 18 bulan.

Maskapai penerbangan internasional dari negara-negara termasuk China, Jepang, Selandia Baru, Korea Selatan dan Uni Emirat Arab dapat melanjutkan penerbangan ke Bali pada 14 Oktober, Menteri Senior di kabinet Presiden Joko Widodo Luhut Pandjitan mengatakan pada hari Senin.

Berdasarkan aturan saat ini, penumpang yang memenuhi syarat akan mencakup warga negara Indonesia serta orang asing yang memegang izin kerja atau visa kerja. Mereka akan menjalani karantina selama delapan hari di hotel dengan biaya sendiri.

Bali adalah tujuan wisata terpenting di Indonesia, dan penutupan pulau untuk turis asing telah menghancurkan industri pariwisata, menyebabkan puluhan ribu orang kehilangan pekerjaan. Indonesia telah menjadi negara Asia Tenggara yang paling terpukul oleh Covid, dengan hampir 143.000 orang tewas. Ini mencapai puncak hampir 57.000 kasus per hari pada bulan Juli, meskipun jumlah infeksi telah turun tajam sejak saat itu.

Turis asing dilarang memasuki Indonesia sejak April tahun lalu, dan penerbangan internasional hanya diizinkan mendarat di ibu kota, Jakarta, dan kota Manado di pulau Sulawesi.

Menteri Pariwisata Indonesia, Sandiaja Ono, mengatakan kepada wartawan bahwa pembukaan kembali bandara Bali untuk penerbangan asing akan menjadi “percobaan pembukaan Bali bagi wisatawan asing,” meskipun ia tidak memberikan jadwal kepulangan mereka. Wisatawan domestik sudah diperbolehkan berkunjung.

Sebelumnya dia mengatakan bahwa Indonesia sedang mempelajari contoh “Phuket Sandbox” Thailand, yang memungkinkan turis asing yang divaksinasi yang dinyatakan negatif Covid-19 untuk berkeliaran dengan bebas di pulau Phuket.

READ  Pandemi tersebut mendorong permintaan broadband Telkom Indonesia

Taufan Yudestra, juru bicara Bandara Internasional Ngurah Rai Bali, mengatakan bandara belum menerima instruksi khusus untuk dibuka kembali, tetapi sudah mulai melengkapi terminal internasional dan menyiapkan protokol kesehatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *