Indonesia memulai kampanye booster COVID-19 setelah memvaksinasi 50% masyarakat

Seorang pria menerima dosis vaksin untuk penyakit coronavirus (Covid-19) selama program vaksinasi di Jakarta, Indonesia, 16 Agustus 2021. REUTERS/Ajing JD Ulviana/File Photo

Daftar sekarang untuk mendapatkan akses gratis tanpa batas ke Reuters.com

JAKARTA (Reuters) – Indonesia berencana memberikan dosis booster kepada masyarakat umum setelah memvaksinasi 50 persen dari seluruh penduduknya, yang diperkirakan akan dilakukan pada akhir bulan depan, kata menteri kesehatan, Senin.

Indonesia, negara terpadat keempat di dunia dan pernah menjadi episentrum wabah COVID-19 di Asia, telah memvaksinasi 29% dari 270 juta penduduknya, menggunakan berbagai merek vaksin.

Berbicara pada sidang parlemen, Menteri Budi Gunadi Sadkin mengatakan pemerintah telah memutuskan untuk menggunakan 50 persen booster karena kekhawatiran tentang ketidaksetaraan vaksin di dalam atau luar negeri.

Daftar sekarang untuk mendapatkan akses gratis tanpa batas ke Reuters.com

“Isu ketidakadilan atau moralitas sangat tinggi di dunia, karena beberapa negara belum mendapatkan banyak tembakan pertama,” katanya.

Bode mengatakan rencana tersebut memprioritaskan orang tua dan orang miskin yang diasuransikan oleh pemerintah secara gratis, sementara penduduk lainnya mungkin harus membayar untuk itu. Banyak petugas kesehatan telah menerima booster.

Australia mulai memberikan bala bantuan pada hari Senin, sementara Inggris dan Jerman juga setuju untuk memberikannya. Thailand memberikan dosis booster kepada penerima vaksin Sinovac (SVAO) karena kekhawatiran tentang resistensi variabel delta.

Daftar sekarang untuk mendapatkan akses gratis tanpa batas ke Reuters.com

Dilaporkan oleh Stanley Widianto. Diedit oleh Martin Petty

Kriteria kami: Prinsip Kepercayaan Thomson Reuters.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *