Kamar Dagang Indonesia Baru berjanji untuk mempromosikan perdagangan: Duta Besar

Duta Besar Indonesia untuk Kamboja mengatakan dewan perdagangan baru akan membantu menemukan lebih banyak peluang bisnis di negaranya dan meningkatkan perdagangan bilateral. Kamar Dagang Indonesia Kamboja (IndoCham) dibentuk bulan ini.

KBRI bekerja sama dengan KBRI untuk mempromosikan Trade Expo edisi digital Indonesia yang akan berlangsung secara online dari 21 Oktober hingga 4 November.

Duta Besar Indonesia Sudhir Hasen mengatakan Indocom akan memainkan peran kunci dalam mensukseskan acara online tersebut. Berbicara pada acara yang dihadiri oleh pejabat Kementerian Perdagangan pekan lalu, dia mengatakan kamar akan membantu mencapai salah satu amanat utama perdagangan Indonesia: “Meningkatkan hubungan dan kerjasama antara pedagang Indonesia dan asing adalah sektor ekonomi sesuai dengan kebutuhan dan kepentingan pembangunan. “.

Duta Besar baru-baru ini mengunjungi Zona Ekonomi Khusus (KEK) di Ko Kang dan Sihanoukville dan mengatakan KEK akan memberikan peluang bagi negaranya.

“Dua KEK ini menurut pandangan dan penilaian saya bisa menjadi salah satu target investasi eksternal Indonesia untuk infrastruktur, manufaktur, transportasi dan pertanian,” ujarnya.

Dalton Wong, kepala baru Indosam, mengatakan ruang tersebut bertujuan untuk menjadi inklusif bisnis, sosial budaya dan masyarakat.

“Indochina akan menciptakan jejaring sosial yang kuat bagi bisnis, profesional, dan karyawan Indonesia untuk berkomunikasi satu sama lain, bertukar ide, gagasan, dan praktik terbaik, berbagi atau berkolaborasi dalam peluang bisnis dan investasi untuk saling menguntungkan,” kata Wang dalam pidato awal bulan ini. .

“Pada saat yang sama, kami akan membuat pintu gerbang atau situs untuk bisnis Kamboja dan asing, pengusaha dan mereka yang tertarik untuk membangun atau membangun kehadiran di Kamboja. Anggota,” kata Wong. .

Ekspor Kamboja ke Indonesia telah meningkat lebih dari 18 persen menjadi lebih dari $47 juta dalam lima tahun hingga akhir 2020, menurut Kementerian Perdagangan Indonesia. Perdagangan bilateral meningkat sebesar 7,5 persen dari tahun 2016 hingga 2020, dengan nilai naik menjadi $661 juta pada tahun 2019.

READ  Tugas besar Indonesia: memvaksinasi 181 juta penduduk dalam 15 bulan

Kamboja terutama mengekspor pakaian, tekstil, alas kaki dan aksesoris. Ini mengimpor mesin, kendaraan dan aksesoris, produk kertas, batu bara, mie instan dan obat-obatan dari Indonesia.

  • Tag: Duta Besar Indonesia untuk Kamboja Indosam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *