Kantor Berita Emirates – Indonesia menjadi tuan rumah perayaan Hari Pariwisata Dunia 2022

MADRID, 11 September 2022 (WAM) — Penghitungan mundur menuju Hari Pariwisata Dunia 2022 kini sedang berlangsung dan setiap sektor telah diundang untuk berpartisipasi aktif dalam perayaan tahunan tersebut.

Perayaan resmi Hari Pariwisata Dunia akan berlangsung di Bali, Indonesia pada 27 September, menyoroti pengakuan pariwisata sebagai pilar utama pembangunan.

Dengan tema ‘Rethinking Tourism’, Hari Peringatan Internasional tahun ini berfokus pada penataan kembali pertumbuhan sektor tersebut, baik dari segi skala maupun relevansinya. Republik Indonesia menjadi tuan rumah hari resmi (27 September), meskipun semua negara anggota UNWTO, non-anggota dan pemangku kepentingan dari sektor swasta, diundang untuk menjadi tuan rumah perayaan mereka sendiri dan mempromosikan hari itu. Tema sentralnya.

Tema “Memikirkan Kembali Pariwisata” mendorong diskusi tentang pendidikan dan pekerjaan dan memikirkan kembali pariwisata untuk pembangunan, termasuk dampak pariwisata di planet ini dan peluang untuk pembangunan yang lebih berkelanjutan.

Sekretaris Jenderal UNWTO Zurab Pololikashvili mengatakan: “Potensi pariwisata sangat besar dan kami memiliki tanggung jawab untuk mewujudkannya sepenuhnya. Pada Hari Pariwisata Dunia 2022, UNWTO menyerukan kepada semua orang mulai dari pekerja pariwisata hingga wisatawan. Usaha kecil, perusahaan besar, dan pemerintah untuk renungkan apa yang kita lakukan dan bagaimana kita melakukannya.” Lakukanlah.”

Hari Pariwisata Internasional akan menempatkan orang-orang di pusat diskusi penting. Turnya mau kemana? Kemana kita harus pergi? Bagaimana kita bisa sampai di sana? Perayaan satu hari ini akan mempertemukan para pemangku kepentingan dari setiap bagian rantai nilai pariwisata yang unik dan luas – mulai dari pemimpin politik dan sektor swasta hingga perwakilan masyarakat dan duta pemuda dan adat.

Hari Pariwisata Dunia 2022: Menyediakan platform untuk dialog inklusif untuk mengidentifikasi solusi untuk mewujudkan potensi pariwisata sebagai kendaraan untuk pemulihan dan transformasi.

READ  Menempatkannya ke dalam perspektif: Bagaimana perasaan orang Indonesia tentang agenda iklim Jokowi

Perluas pesan pariwisata sebagai kekuatan inspiratif dan transformatif, serta peran UNWTO dan sektor secara keseluruhan dalam memenuhi potensi ini.

Memobilisasi kemauan politik dan kerjasama untuk memastikan bahwa pariwisata adalah bagian sentral dari pembuatan kebijakan.

Ajukan pertanyaan besar dan temukan solusi untuk membentuk kembali pariwisata untuk masa depan.

Hari Pariwisata Sedunia telah diperingati pada tanggal 27 September setiap tahun sejak tahun 1980. Tanggal tersebut menandai ulang tahun adopsi Statuta Organisasi pada tahun 1970, membuka jalan bagi pembentukan UNWTO lima tahun kemudian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.