Kantor Berita Emirates – Sharjah Chamber menyelenggarakan simposium Sharjah-Indonesia tentang peluang investasi di Indonesia

Sharjah, 21 September 2022 (WAM) – Kamar Dagang dan Industri Sharjah hari ini menyelenggarakan simposium untuk menjajaki peluang investasi di Indonesia bekerja sama dengan KJRI Uni Emirat Arab.

Upacara tersebut dihadiri oleh Abdullah Sultan Al Owais, Ketua Kamar Dagang dan Industri Sharjah, Dr. Kandra Negra, Konsul Jenderal Indonesia di Dubai dan Emirat Utara, dan Muhammad Ahmed Amin Al Awadi, Direktur Jenderal Kamar, di tambahan untuk sekelompok Emirat. Dan pengusaha Indonesia yang mewakili perusahaan komersial dan industri besar.

Pertemuan bisnis tersebut membahas cara untuk meningkatkan kemitraan dan kerja sama bilateral antara komunitas bisnis di kedua negara, serta kesepakatan potensial dan bagaimana pengusaha Indonesia dapat memanfaatkan posisi terhormat Sharjah untuk mempromosikan produk industri Indonesia dan memperluas pasar kawasan.

Al Owais menekankan bahwa kerja sama dengan Indonesia mencakup banyak sektor dan berkembang pesat, terutama mengingat Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif (CEPA) yang baru saja ditandatangani dan volume perdagangan yang besar antara kedua negara, yang pada tahun 2021 berjumlah sekitar 3 miliar dolar AS. dolar. . Dia menekankan bahwa pertemuan itu merupakan kesempatan untuk membangun kemitraan yang kuat antara kedua negara.

Untuk bagiannya, Dr. Negra mencatat bahwa KJRI akan terus memainkan peran penting dalam berkoordinasi dengan komunitas bisnis di kedua belah pihak untuk mendukung pertumbuhan kerja sama perdagangan antara UEA dan Indonesia melalui Sharjah.

Ia mengindikasikan bahwa KJRI dapat mengatur pertemuan-pertemuan antara delegasi KADIN dengan para pelaku usaha di Indonesia serta memfasilitasi kunjungan KADIN ke pabrik-pabrik dan perusahaan-perusahaan di beberapa wilayah Indonesia untuk meningkatkan hubungan perdagangan dan meningkatkan kerjasama ekonomi antara dunia usaha kedua negara.

READ  Saham mengerem, obligasi merasa hati-hati Oleh Reuters

WAM / Amjad Saleh / Tariq Al-Faham

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.