Lebih dari 350 petugas kesehatan Indonesia yang divaksinasi dengan vaksin Sinovac China telah tertular COVID-19 dan puluhan dirawat di rumah sakit, menimbulkan pertanyaan tentang kemanjuran vaksin pada varian

Seorang pria menerima dosis vaksin virus corona covid-19 Sinovac saat vaksinasi massal di sebuah pusat olahraga di Banda Aceh pada 19 Juni 2021. KETUA RAPAT MAHYUDDIN / AFP via Getty Images

  • Sebagian besar petugas kesehatan di Indonesia telah menerima vaksin Sinovac Cina.

  • Sebuah studi yang dilakukan di negara itu menemukan bahwa vaksin itu sangat efektif dalam mengurangi rawat inap dan kematian.

  • Reuters melaporkan bahwa lebih dari 350 petugas kesehatan telah tertular COVID-19, kemungkinan besar tipe delta.

  • Lihat cerita lainnya di halaman Insider Business.

Reuters melaporkan lebih dari 350 petugas kesehatan Indonesia yang divaksinasi dengan vaksin Sinovac China telah tertular virus COVID-19.

Sementara mayoritas dari mereka yang dites positif virus corona tidak memiliki gejala, lusinan membutuhkan perawatan di rumah sakit.

Badai Ismoyo, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus di Jawa Tengah, mengatakan kepada outlet tersebut bahwa lebih dari 90% tempat tidur fasilitas terisi. 5.000 petugas kesehatan saat ini sedang menangani wabah, dan sekitar 7% dari mereka telah terinfeksi.

Wabah ini kemungkinan disebabkan oleh tipe delta yang lebih menular, yang berasal dari India. Jumlah pekerja yang dites positif virus mendorong para pejabat untuk mempertanyakan efektivitas vaksin Sinovac terhadap varian.

Varian delta juga dapat menyebabkan penyakit yang lebih serius. Mungkin juga dapat menghindari perlindungan dari vaksin saat ini, lapor Insider’s Aria Bendix.

“Data menunjukkan bahwa mereka memiliki varian delta (dalam kudus), sehingga tidak mengherankan jika penetrasi lebih tinggi dari sebelumnya, karena seperti yang kita ketahui, sebagian besar petugas kesehatan di Indonesia telah memiliki Sinovac, dan kami masih belum melakukannya. ‘tidak tahu, “kata Dickie Bodeman Seorang ahli epidemiologi di Universitas Griffith Australia mengatakan kepada Reuters seberapa efektifnya di dunia nyata terhadap varian delta.

READ  UEA menjadi "investor terbesar" dengan jaminan 10 miliar dolar kepada dana kekayaan Indonesia

Bulan lalu, pejabat kesehatan Indonesia mengatakan vaksin Sinovac 98% efektif mencegah kematian dan 96% efektif mencegah rawat inap.

Statistik tersebut muncul setelah mengamati 128.000 petugas kesehatan yang divaksinasi antara Januari dan Maret dan menemukan bahwa 94% dari mereka tidak mengalami gejala COVID-19.

Tingkat kemanjuran dari uji coba di Brasil lebih rendah daripada yang ditemukan oleh pejabat Indonesia, dengan 50,7% efektif terhadap gejala COVID-19.

Studi dan eksperimen tidak menyelidiki variabel delta.

Indonesia telah mencatat lebih dari 1,9 juta infeksi dengan 53.000 kematian sejak awal pandemi. Dokter dan perawat menyumbang hampir 950 kematian. Mereka adalah yang pertama menerima vaksin Sinovac pada bulan Januari.

Baca artikel asli di Business Insider

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *