Patuhi protokol kesehatan selama Papua Games: Kementerian

Jakarta (Antara) – Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian meminta seluruh atlet, ofisial, panitia penyelenggara, dan penonton untuk mematuhi protokol kesehatan ketat COVID-19 selama pelaksanaan PON di Papua.

Instruksi Menteri Carnavian No. 46/2021 disampaikan Direktur Jenderal Departemen Pemerintahan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Severizal, dalam keterangannya bahwa diantara Diterima di Jakarta, Selasa.

“Kepatuhan terhadap protokol kesehatan sangat diperlukan untuk membuat acara multi-olahraga terbesar di negara ini berjalan dengan sukses,” kata Saverizal.

Sesuai dengan instruksi menteri, semua atlet yang berpartisipasi, ofisial, anggota panitia penyelenggara, penonton dan penduduk setempat yang tinggal di dekat stadion olahraga harus divaksinasi.

Dia mengatakan mereka semua harus mendapatkan setidaknya suntikan COVID-19 pertama mereka. Dia menambahkan bahwa jumlah penonton akan dibatasi dan pertemuan menonton yang dikenal secara lokal sebagai “Nunton Baring” telah dilarang.

Dikatakannya, untuk mencegah penyebaran COVID-19 saat berlangsungnya Pesta Olahraga Nasional ke-20 di Papua, pihak berwenang harus memastikan bahwa tamu dan penonton menunjukkan hasil PCR atau antigen test yang valid.

Berita terkait: Widodo ingin semua atlet divaksinasi sebelum PON di Papua

Semua tamu dan pengunjung akan diminta untuk membawa sertifikat vaksinasi pengabdian, kata Saverizal, menambahkan bahwa fasilitas medis dengan petugas kesehatan telah didirikan di daerah-daerah tertentu untuk melayani mereka yang membutuhkan.

Untuk itu, Kemendagri bekerja sama dengan instansi pemerintah seperti Dinas Kesehatan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Satgas Covid-19, dan Panitia Penyelenggara Pertandingan Nasional PON.

Dikatakannya, sebagai bagian dari penerapan protokol kesehatan 3M, Kemendagri berencana mengintensifkan kampanye penggunaan masker di kota-kota yang akan menjadi tuan rumah bersama PON.

Papua menjadi sorotan media Indonesia karena akan menjadi tuan rumah Pesta Olahraga Nasional PON dan Paralimpiade Nasional (Peparnas) tahun ini.

READ  Blacklist membuka kampanye MSC dengan menyapu musuh Indonesia

Pertandingan akan diadakan di Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura, Mimika dan Merauki dari 2 hingga 15 Oktober, sedangkan Piparnas akan diadakan dari 2 hingga 15 November tahun ini.

Sedikitnya 6.400 atlet dan 3.500 ofisial dari 34 provinsi di seluruh Indonesia diperkirakan akan berpartisipasi dalam pertandingan nasional, yang akan mencakup 37 acara.

Sementara itu, 1.935 atlet dan 740 ofisial akan mengikuti Paralimpiade Nasional di Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura yang akan menjadi saksi 12 event.

Berita terkait: PON Papua: Penonton Wajib Imunisasi Lengkap

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *