Pemerintah sebut akses umrah ke Indonesia dibuka karena penanganan COVID-19 yang lebih baik

TEMPO.CO, Jakarta – Kerajaan Arab Saudi membuka kembali akses ke Indonesia umroh Jemaah haji telah meningkatkan penanganan mereka terhadap Pemerintah-19 di Indonesia, kata Wakil Menteri Agama Zainud Tahit Saadi, Selasa.

Ia mengatakan, keputusan tersebut merupakan hasil dari kampanye panjang dan intens di tingkat Menteri Luar Negeri, Menteri Agama, dan Menteri Kesehatan.

Menurut gugus tugas Pemerintah-19, tambahan kasus Pemerintah-19 mulai menurun pada Agustus-Oktober 2021. Padahal, beberapa hari lalu ada 15 provinsi tanpa kematian.

Dengan demikian, karena menurunnya jumlah kasus Kovit-19 di Indonesia, Pemerintah Arab Saudi telah menyetujui kedatangan jemaah umrah Indonesia melalui nota diplomatik yang dikeluarkan oleh Kedutaan Besar Saudi di Jakarta pada 8 Oktober 2021.

Namun, Wamenhub mengatakan kementerian harus menunggu sampai bimbingan teknis selesai sebelum Indonesia mengirimkan jemaah umrah pertamanya.

Ia juga mengatakan, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri Arab Saudi dan Kementerian Kesehatan serta pejabat terkait terkait implementasi kebijakan pembukaan kembali umrah.

“Ke depan, Menteri Agama akan melakukan kunjungan bisnis ke Arab Saudi untuk berkoordinasi dengan pihak berwenang. Menteri dapat mempercepat pengaturan penyelenggaraan haji dan umrah,” katanya.

Saat ini, tim khusus di Arab Saudi sedang berupaya mengurangi hambatan kedatangan jemaah haji Indonesia. umroh, dia memberi tahu.

“Ke depan, kami berharap bisa segera menunaikan ibadah haji,” tambah Saadi.

Melangkah: Arab Saudi izinkan jemaah umrah Indonesia

Di antara

READ  Indonesia menemukan cluster COVID-19 baru setelah merawat kru Filipina yang terkena dampak

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *