Penulis skenario ‘Kamera’ dihapus dari kredit setelah tuduhan penyerangan seksual

Gisela Swarajita (Jakarta Post)

Jakarta
Senin 10 Januari 2022

2022-01-10
18:34
4
0c06e8ca436d6e21bba3a708560a0497
1
hiburan
menyalin cahaya
Gratis

produser saya kamera Sebuah film pemenang penghargaan tentang seorang gadis muda yang bertekad untuk mengungkap kebenaran di balik serangan seksualnya memutuskan pada hari Senin untuk menghapus nama penulis skenario dari kredit film setelah tuduhan pelanggaran seksual.

Rekata dan Kaninga Pictures, studio di balik film pemenang penghargaan tahun 2021 mesin fotokopi (Dirilis secara internasional sebagai kameraTerungkap bahwa nama penulis skenario telah dihapus dari kredit film karena dugaan keterlibatannya dalam kasus kekerasan seksual.

“Kami memutuskan untuk menghapus [scriptwriter’s] nama dari kamera Kredit dan dalam semua materi promosi. Orang ini bukan lagi bagian dari kamera dan Studio Recata,” kata studio dalam pernyataan bersama, menambahkan bahwa produser film “berkomitmen.” [to creating a] Ruang aman yang bebas dari kekerasan seksual.”

Kredit asli film tersebut hanya mencantumkan nama dua penulis skenario, sutradara Regas Bhanuteja dan penulis Henricus Pria. Nama belakang tidak lagi ditampilkan.

Film ini bercerita tentang seorang mahasiswa yang menemukan bahwa foto mabuknya telah diposting di Internet tanpa persetujuannya. Setelah kehilangan beasiswa sebagai akibatnya, dia mulai menyelidiki siapa yang berada di balik foto-foto itu, dan dalam perjalanannya, dia mendorong para penyintas kekerasan seksual untuk maju dan meminta pertanggungjawaban para penyerang.

Setelah pemutaran perdana dunia pada 26kamu Busan International Film Festival pada Oktober 2021, film ini menang banyak di dalam negeri, memenangkan 12 Citra Awards, yang merupakan penghargaan film terpopuler di Indonesia. Salah satu penghargaan yang diraihnya adalah Best Original Screenplay.

Netflix telah memperoleh hak distribusi film dan akan mulai streaming pada 13 Januari. Layanan streaming belum merilis pernyataan mengenai masalah ini pada saat penulisan.

READ  "Raya and the Last Dragon" Disney memicu reaksi beragam terhadap akting Asia


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.