Perang Indonesia melawan malaria tidak boleh berpuas diri – akademisi

Ellie Burhaini Faisal (Jakarta Post)

Premium

Jakarta
Senin, 3 Januari 2022

Respon kesehatan masyarakat Indonesia terhadap malaria terus membaik. Insiden infeksi parasit terus menurun, tetapi penyakit ini tetap menjadi salah satu ancaman utama bagi kesehatan masyarakat di negara ini. Diperkirakan ada ratusan ribu kasus dan kematian malaria di negara ini setiap tahun.

Menurut Kementerian Kesehatan, jumlah pasien malaria telah turun dari 465.700 pada tahun sebelumnya menjadi 235.700 pada 2020 – atau sekitar 50 persen. Perjuangan negara melawan malaria tampaknya berada di jalur yang tepat untuk mencapai tujuannya memberantas penyakit tersebut pada tahun 2030.

Sebuah laporan baru berjudul Pemberantasan Malaria di Tengah Kovit-19: Ujian Ketahananan di Kawasan Asia-Pasifik Perang malaria memberikan beberapa harapan karena menunjukkan kemajuan dalam perang global melawan malaria. Meskipun sistem kesehatan telah terpengaruh oleh COVID-19, banyak negara di kawasan ini telah menunjukkan kerja sama yang signifikan dan dengan cepat beradaptasi untuk memastikan layanan malaria berlanjut, menurut laporan tersebut.

Baca cerita lengkapnya

BERLANGGANAN SEKARANG

Rp 55.000 / bulan ke atas

  • Akses tak terbatas ke konten web dan aplikasi kami
  • E-Post adalah surat kabar digital harian
  • Tidak ada iklan, tidak ada interupsi
  • Akses khusus ke acara dan program kami
  • Berlangganan buletin kami


Berita Terkait

Anda mungkin juga menyukai:

Tim yang sangat baik dalam produksi

Jangan melihat kebelakang

Balap bawah laut Indo-Pasifik dan postur angkatan laut Indonesia di masa depan

READ  Zona Ekonomi Hijau JIIPE Indonesia diharapkan dapat menarik investasi $ 17 miliar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *