Perkembangan Industri Perbankan: Ekspansi Pinjaman Selama Pemulihan Ekonomi Bertahap – Bisnis

Roly Aria Wisnoproto

Luar biasa

Jakarta ●
Selasa 4 Mei 2021

Industri perbankan Indonesia telah melalui salah satu masa yang paling menantang sejak krisis moneter 1998/99 dan menunjukkan kondisi yang sehat dan stabil. Rasio kecukupan modal terus meningkat dan likuiditas tetap berlimpah, sedangkan rasio pinjaman terhadap simpanan tetap berada pada level terendah dalam beberapa tahun. Kualitas aset membaik dengan rasio NPL relatif stabil di 3,2 persen. Pinjaman bank yang berisiko membaik karena pinjaman yang direstrukturisasi yang terkena dampak pandemi COVID-19 menurun karena beberapa debitur yang terkena dampak mulai pulih.

Kebijakan moneter dan fiskal sangat terjangkau. Suku bunga kebijakan, suku bunga reverse repurchase tujuh hari untuk Bank Indonesia (BI), saat ini berada pada titik terendah sepanjang masa di 3,5 persen. Untuk memastikan kecukupan likuiditas dalam sistem keuangan, BI menyediakan hingga 798,9 triliun rupee ($ 55,37 tagihan …

Baca cerita lengkapnya

berlangganan sekarang

Mulai dari Rp55.000 / bulan

  • Akses tak terbatas ke konten kami di web dan aplikasi
  • Tanpa iklan, tanpa gangguan
  • Berlangganan bonus untuk partisipasi
  • Bookmark dan fungsi mode malam di aplikasi
  • Berlangganan newsletter kami

READ  Limbah minyak sawit yang dinyatakan Indonesia tidak berbahaya | Berita | Bisnis lingkungan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *