TNI dan Polri harus mendukung penuh upaya mitigasi COVID-19: Jokowi

Jakarta (Antara) – Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan institusi militer dan kepolisian negara untuk memberikan dukungan komprehensif terhadap kebijakan pemerintah dalam upaya mitigasi COVID-19 dan secara aktif membantu menerapkan protokol kesehatan yang ketat di masyarakat.

Dalam arahannya dalam pertemuan dengan perwira senior TNI dan Polri awal pekan ini, Jokowi mengindikasikan bahwa krisis kesehatan masyarakat, yang disebabkan oleh penyakit virus corona baru (COVID-19) yang melanda Indonesia sejak Maret 2020, belum berakhir.

Pertama, Presiden Jokowi memerintahkan seluruh elemen di lingkungan TNI dan Polri untuk memastikan protokol kesehatan 3M dan 3T diterapkan secara konsisten di masyarakat.

3M singkatan dari memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak fisik, sedangkan 3M singkatan dari tes usap COVID-19, pelacakan kontak dan pengobatan pasien COVID-19.

Dalam pertemuan yang kemudian diunggah Sekretaris Presiden di kanal YouTube resminya, Presiden Jokowi menginstruksikan kepada TNI dan Polri untuk mendukung penerapan pembatasan kecil pada kegiatan publik.

Dia menekankan bahwa bintara yang mengawasi desa di TNI dan polisi diharuskan untuk berpartisipasi dalam memungkinkan penerapan pembatasan kecil pada kegiatan publik.

Presiden Jokowi menegaskan, “Kita berharap kita semua bisa bekerja secara terintegrasi satu sama lain. Rantai penularan COVID-19 bisa diputus, dan krisis kesehatan ini bisa segera dihentikan.”

Terkait upaya pemerintah untuk mengimunisasi 70 persen dari total penduduk Indonesia atau sekitar 181,5 juta orang, terhadap COVID-19 untuk menciptakan kekebalan kawanan, dia menginstruksikan kepada TNI dan Polri untuk mendukung program vaksinasi besar-besaran.

Ia mengisyaratkan vaksinasi besar-besaran dapat dilakukan pada pertemuan-pertemuan tertentu yang menarik massa, seperti pasar, pusat kegiatan komersial, dan desa-desa yang dianggap “kawasan merah”.

Ia mengisyaratkan respon cepat dari TNI dan Polri menunggu tugas negara ini, seraya menambahkan kedua lembaga penting tersebut juga harus terus mengamankan distribusi produk vaksin COVID-19 ke wilayah sasaran.

READ  Departemen Keuangan punya sapi, tingkat hipotek melonjak, dan Anak-Anak Inovatif di Wall Street meminta bantuan, tetapi The Fed tersenyum ketika itu dibuat.

Ia mengisyaratkan TNI dan Polri harus menunjukkan partisipasi aktifnya dalam mendukung upaya menciptakan iklim usaha dan investasi yang kondusif untuk menghidupkan kembali perekonomian yang akan membantu menciptakan lebih banyak lapangan kerja bagi masyarakat.

Untuk itu, Presiden Jokowi menggarisbawahi pentingnya menjaga stabilitas politik dan keamanan serta memastikan kepastian hukum agar iklim bisnis dan investasi negara semakin menarik.

“Iklim bisnis dan investasi yang kondusif sangat diperlukan untuk membuat perekonomian Indonesia tumbuh positif,” imbuhnya.
Berita terkait: Presiden berjanji akan menyelesaikan tantangan yang dihadapi program vaksinasi
Berita terkait: Jokwe Jokowi Pemberian vaksinasi virus korona merupakan upaya besar untuk membebaskan bangsa dari wabah

Diedit oleh INE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *