Sedikitnya 177 orang tewas dan 45 lainnya masih hilang setelah banjir dan tanah longsor yang dipicu oleh siklon tropis di provinsi Nusa Tenggara Timur, Indonesia. Banyak desa di kawasan itu terputus akibat longsor. Pada tanggal 5 April, Badai Seroja menyebabkan tanah longsor dan membawa hujan deras serta banjir vulkanik dingin ke wilayah timur Indonesia.
Siklon serosa tropis menyebabkan kematian
Desa-desa di kawasan itu masih terputus, termasuk desa-desa di Kabupaten Kupang. Pihak berwenang akan mengirim helikopter dan perahu untuk mendistribusikan makanan dan kebutuhan pokok lainnya kepada orang-orang yang tinggal di daerah ini, kantor berita mengutip wakil gubernur provinsi ANI Joseph Na Choi mengatakan dalam konferensi pers virtual yang diadakan sehubungan dengan Badan Penanggulangan Bencana Nasional. Korban tewas yang tercatat di Kabupaten Flores Timur sebanyak 72 orang.
Desa yang masih terisolir, termasuk desa di Kabupaten Kupang. Kami akan memarkir helikopter dan perahu besok untuk mendistribusikan bantuan ke daerah-daerah ini.
Korban tewas di wilayah Lombardy telah meningkat menjadi 47 dan korban tewas di Alor Setar menjadi 28. Enam orang tewas di ibu kota provinsi, Kubang. ANI mengutip SOI yang mengatakan bahwa orang-orang yang terusir dari daerah terdampak untuk mencegah penyebaran COVID-19 mulai tinggal di rumah kontrakan. Institut Meteorologi, Iklim dan Geofisika mengatakan bahwa cuaca buruk, seperti hujan lebat, angin kencang dan gelombang laut yang tinggi, terjadi setelah musim hujan.
Topan tropis Xeroja telah menciptakan gelombang tinggi, angin kencang dan curah hujan tinggi, yang mempengaruhi ribuan rumah dan menyebabkan kerusakan di wilayah tersebut. Di banyak tempat, jalan dan jembatan rusak dan upaya penyelamatan terhambat oleh hujan dan daerah terpencil. Menurut Badan Meteorologi dan Iklim PMKG, Seroja adalah topan tropis terkuat yang melanda Indonesia sejak 2008. Peramal cuaca Australia telah memperingatkan penduduk Australia Barat bahwa siklon tropis Zero sedang bergerak ke arah mereka.
(Masukan dari ANI)
(Kredit gambar: AP)
“Pemikir jahat. Sarjana musik. Komunikator yang ramah hipster. Penggila bacon. Penggemar internet amatir. Introvert.”