KabarTotabuan.com

Memperbarui berita utama dari sumber Indonesia dan global

Indonesia gagal menormalisasi dua pemain tepat waktu untuk kualifikasi Piala Dunia
Top News

Indonesia gagal menormalisasi dua pemain tepat waktu untuk kualifikasi Piala Dunia

Hay dan Oratmagoyan sudah berada di Jakarta sejak 11 Maret. Namun keduanya tidak dapat mengambil sumpah kewarganegaraan Indonesia, yang merupakan langkah terakhir dalam proses tersebut, karena dokumen kewarganegaraan mereka baru diselesaikan pada hari Rabu.

Pemain asal Belanda lainnya, Nathan Tjo-a-on, diambil sumpahnya pada 11 Maret setelah mendarat di Indonesia karena dokumen naturalisasinya telah selesai pada akhir Desember 2023.

Haye, Tjo-A-On dan Oradmakoen termasuk di antara 28 pemain Indonesia yang dipanggil untuk dua pertandingan melawan Vietnam pada 21 Maret di Stadion Kelora Bung Karno dan 26 Maret di Stadion My Tinh.

Striker Oradmakoen (tengah) bermain untuk Fortuna Sittard. Foto oleh Instagram/@0ratmagoen

Menurut Arya Sinulinka, anggota Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) yang kembali bekerja usai libur pada 13 Maret, batas waktu penyerahan daftar tim ke AFC dan FIFA sehingga tidak ada waktu untuk menyelesaikan dokumen. Haye dan Oradmakoen akan bergabung dengan Indonesia melawan Vietnam pada 21 Maret.

PSSI berupaya mendatangkan kedua pemain tersebut untuk melakoni leg kedua melawan Vietnam pada 26 Maret di Hanoi.

Mereka harus menjaminkan pemain dan kemudian memindahkan federasinya dari Belanda ke Indonesia dalam sistem FIFA.

Haye saat ini bermain untuk SC Heerenveen di Liga Nasional Belanda. Gelandang berusia 28 tahun itu telah mencetak enam gol dalam 76 penampilan.

Dia dan pemain naturalisasi Indonesia lainnya, Sandy Walsh, berada di tim Belanda yang menjuarai Kejuaraan Eropa U17 2012.

Oratmangoen juga bermain di Liga Nasional Belanda saat dia meninggalkan Groningen dengan status pinjaman di Fortuna Sittard.

Striker berusia 25 tahun itu sudah menjalani 84 pertandingan tanpa mencetak gol sejak musim 2021-2022. Meski demikian, pemain bertinggi badan 1,8 meter itu diharapkan bisa menjadi opsi yang lebih baik lagi bagi Indonesia di lini serang.

READ  Investasi asing dalam liberalisasi teknologi, media dan telekomunikasi di Indonesia

Sebelumnya, Indonesia gagal menaturalisasi kiper Morton Payas yang bermain untuk klub Amerika FC Dallas. Kiper berusia 25 tahun itu kesulitan membuktikan bahwa dirinya belum pernah bermain untuk timnas lain sebelum Indonesia.

Meski demikian, PSSI berharap Payas berhasil memperoleh kewarganegaraan Indonesia sebelum Juni 2024.

Selain Haye dan Oratmangoyan, Indonesia memiliki sembilan pemain alami dalam skuad untuk pertandingan melawan Vietnam: bek Shayne Batinama, Jordi Amat, Sandy Walsh, Justin Hubner, Jay Itzes, Nathan Tjoon, gelandang Mark Klock, Ivor Jenner dan striker Rafael Stryk .

Dengan satu poin setelah dua pertandingan, Indonesia saat ini berada di posisi terbawah Grup F putaran kedua kualifikasi Piala Dunia 2026, tertinggal dua poin dari peringkat kedua Vietnam.

Pelatih Shin Tae-yong yakin dengan perkembangannya dan bertujuan untuk mengalahkan Vietnam di kandang dan tandang.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

"Pemikir jahat. Sarjana musik. Komunikator yang ramah hipster. Penggila bacon. Penggemar internet amatir. Introvert."