Kemenpar bekerja sama dengan AXN Asia memikat wisatawan dengan serial TV original

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (MOTCE) Indonesia telah bermitra dengan AXN Asia, yang dimiliki oleh KC Global Media Asia, untuk meluncurkan serial TV dan digital orisinal, Tantangan Utama AXN Indonesia. Menteri Sandiaga Salahuddin Ono dari MOTCE mengatakan bahwa kementerian berharap untuk memperkenalkan tujuan Indonesia – Labuan Bajo, Mandalika dan Bali khususnya – dan membangkitkan minat pemirsa untuk mengunjungi negara tersebut.

Serial ini terdiri dari enam episode berdurasi 15 menit yang menyoroti beragam budaya, masakan gastronomi, dan keajaiban alam Indonesia; Selain kegiatan yang dapat diikuti pengunjung seperti selancar angin, snorkeling, paralayang, dan paralayang. Tantangan Utama AXN Indonesia Ikuti selebriti Indonesia Afgansyah Reza dan Isyana Sarasvati, dan pasangan mereka, saat mereka melakukan perjalanan melintasi tiga pulau terkenal dan menghadapi tantangan yang menguji pikiran, kekuatan, dan kecakapan media sosial mereka.

George Shen, Co-Founder, Presiden dan CEO KC Global Media Asia, mengatakan serial ini menunjukkan komitmen berkelanjutan AXN Asia terhadap produksi asli Asia di seluruh platform multimedia untuk menempatkan karakter dan destinasi Asia dalam sorotan.

Ia menambahkan, “Indonesia adalah salah satu negara Asia dengan bentang alam dan budaya yang beragam, menawarkan petualangan yang seru dan unik. Kemitraan kami dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia memberi kami peluang lebih besar untuk menampilkan bentang alam Indonesia yang menakjubkan.”

Tantangan Utama AXN Indonesia Acara ini akan tayang perdana di AXN Asia setiap hari Kamis dan Jumat, mulai tanggal 25 November 2021, dan akan tayang perdana di saluran YouTube AXN Asia setiap hari Sabtu, mulai tanggal 27 November 2021.

Selain itu, pemirsa dapat berpartisipasi dalam AXN Ultimate Throwback Challenge dari 25 November hingga 13 Desember dan berkesempatan memenangkan DJI Osmo Pocket 2, kamera 3-sumbu portabel. Pemirsa hanya perlu membagikan kenangan berharga mereka tentang destinasi favorit mereka di Indonesia di media sosial. Peserta dengan kenangan terhangat akan dipilih sebagai pemenang dan dinobatkan sebagai Ultimate Travel Insider di Singapura oleh AXN Asia.

READ  Wapres minta koperasi Indonesia beradaptasi dengan teknologi digital

Akun Instagram AXN Asia juga akan memuat postingan adegan tak berpenghuni dari serial tersebut, serta kisah orang-orang Indonesia biasa di pulau-pulau tersebut termasuk Ni Komang Trisa Dewi, yang telah bekerja sebagai pemandu di Bali Turtle Sanctuary selama dua tahun terakhir karena dia cinta dan dedikasi yang mendalam untuk menyelamatkan penyu yang terluka dan Bobby Hanafi, yang semangatnya untuk melestarikan kekayaan budaya desa Sasak telah membawanya dari seorang pemandu pada tahun 1996 menjadi direktur desa saat ini. pemasaran interaktif Hubungi AXN Asia untuk informasi lebih lanjut.

Sementara itu, di tingkat industri, Traveloca juga dilaporkan telah bermitra dengan lebih dari 27.000 mitra dagangnya pada awal Maret untuk penjualan besar-besaran yang bertujuan untuk menghidupkan kembali sektor pariwisata Indonesia. Mengutip Vice President Market Management Traveloka, John Safenson, kompas Dia mengatakan, penjualan tersebut merupakan peluang untuk membantu mitra bisnisnya meningkatkan penjualan, serta mendorong konsumen di Indonesia untuk terus melakukan perjalanan dan membeli produk perjalanan dan gaya hidup. Penjualan tersebut terdiri dari produk perjalanan dan gaya hidup yang telah didiskon secara signifikan, bahkan ada yang mencapai 80%.

Secara terpisah, Singapore Tourism Board (STB) meminta presentasi Humas di Indonesia bulan lalu. Instansi yang ditunjuk akan memberikan layanan konsultasi kehumasan kepada STB Indonesia untuk jangka waktu dua tahun dari 14 Januari 2022 hingga 13 Januari 2024. Total anggaran untuk RFP diperkirakan berkisar antara Rp 5.171.595.993 hingga Rp 6.464.4494.991, termasuk Termasuk pajak dan pengeluaran di luar kantong. Menurut tender, ruang lingkup penunjukan akan fokus pada pemulihan pariwisata. Lembaga yang ditunjuk STB Indonesia akan membantu upaya humas untuk mempersiapkan kebangkitan pariwisata, dengan tujuan mempertahankan Singapura sebagai tujuan pertama di benak wisatawan Indonesia.

READ  Mengapa komuter meninggalkan bus dan kereta api menjadi masalah bagi perubahan iklim

Artikel terkait:
Singapore Tourism Board undang stadion PR ke Indonesia
Traveloca gelar mega sale untuk menggenjot sektor pariwisata Indonesia
Studi: Repositori Indonesia menemukan risiko merek lebih rendah daripada penerbit langsung
Singtel akan membangun pusat data regional di Indonesia dan Thailand melalui kemitraan Telkom dan Gulf Energy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *