Pemerintah akan dirikan pusat pelatihan para atlet di Jawa Tengah

Kamp pelatihan NPC di Karanganyar akan menjadi tempat tinggal, tempat latihan, dan jika diperlukan, sekolah para atlet

Karanganyar, Jawa Tengah (ANTARA) – Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali menyoroti rencana pemerintah mendirikan pusat latihan atlet paralimpiade Indonesia di Bumi Perkemahan Cakra Pahlawasri, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.

Rencana pembangunan pusat latihan tersebut menunjukkan penghargaan yang tinggi dari Presiden Joko Widodo kepada para atlet Paralimpiade dan National Paralympic Committee (NPC) yang prestasi gemilangnya membantu menempatkan Indonesia pada peringkat ke-43 pada Paralimpiade Musim Panas 2020 di Tokyo, meningkat signifikan dari peringkat ke-76. Peringkat yang diraih pada Summer Paralympics 2016 di Rio de Janeiro, ungkapnya.

“Untuk Paralimpiade Musim Panas 2020, Indonesia sebenarnya hanya menargetkan peringkat ke-60. Namun, kerja keras para pejabat NPC, para-atlet, dan pelatih berhasil membantu Indonesia mencapai peringkat ke-43,” kata Amali saat meninjau lokasi pembangunan. Kamp pelatihan NPC di sini pada hari Sabtu.

Menkeu optimistis para atlet Indonesia akan berlatih di pusat pelatihan NPC di Karanganyar sebelum keberangkatan mereka untuk Paralimpiade Musim Panas 2024 di Paris.

“Kampus latihan NPC di Karanganyar akan menjadi tempat tinggal, tempat latihan, dan jika diperlukan, sekolah para atlet,” kata Amali.

Berita terkait: barongsai Indonesia berkontribusi besar pada pariwisata olahraga : KONI

Dia mencatat bahwa pusat pelatihan akan dibangun di atas lahan seluas lima hektar yang disediakan oleh NPC, dan pusat pelatihan serupa di Korea Selatan akan berfungsi sebagai referensi desain untuk kompleks baru.

“Jika pusat latihan atlet di Cibubur (Jakarta Timur) akan mengacu pada fasilitas serupa di Jepang, maka pusat latihan para atlet akan melakukan hal yang sama dari Korea Selatan. Insya Allah tahun ini kami akan mulai pembangunannya,” kata menteri.

READ  Peselancar lokal mendominasi kembalinya olahraga tersebut ke kompetisi di Orange County - Orange County Register

Amali menegaskan, pembangunan sarana olahraga akan ditangani Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, bukan Kementerian Pemuda dan Olahraga.

Sementara itu, Ketua NPC Indonesia Senny Marbun yakin fasilitas baru ini akan meningkatkan pelatihan para atlet Indonesia sebelum mereka mengikuti Paralimpiade.

Training camp akan dibangun untuk menampung hingga dua ribu atlet dan 13 nomor cabang olahraga, ungkapnya.

Berita terkait: Olahraga penting untuk pengembangan karakter anak: pelayanan

“Kami akan menyeleksi para atlet dari tingkat daerah dan kemudian tingkat nasional sebelum memasukkan mereka ke pemusatan latihan di Karanganyar. Kami percaya bahwa proses seleksi dan pemantauan para atlet akan meningkat (karena fasilitas baru), karena Kita bisa lebih memantau perkembangan para atlet (di sana),” kata Marbun.

Lebih lanjut, Bupati Karanganyar, Juliyatmono yang turut mendampingi menteri dan ketua NPC dalam kunjungan tersebut, menegaskan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap pekerjaan pembangunan kamp diklat, karena akan bermanfaat bagi warga Karanganyar.

“Kami siap mendukung fasilitas dengan membangun akses jalan atau kebutuhan lainnya karena kami senang Karanganyar akan menjadi tuan rumah pemusatan latihan,” kata Juliyatmono.

Berita terkait: Kepresidenan G20 Indonesia untuk memperkuat kerja sama ekonomi global

Berita terkait: Menkeu imbau BUMN cairkan zakat melalui Baznas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.