KabarTotabuan.com

Memperbarui berita utama dari sumber Indonesia dan global

Pesepakbola Indonesia Septian Raharja meninggal dunia setelah tersambar petir saat bertanding
sport

Pesepakbola Indonesia Septian Raharja meninggal dunia setelah tersambar petir saat bertanding

Sebuah klip video mengerikan viral di media sosial saat Raharja tersambar petir

Septian Raharja meninggal dunia pada usia 34 tahun. — IG/FBI_Subang

Tragedi menimpa komunitas sepak bola Indonesia pekan lalu, ketika pesepakbola Indonesia berusia 34 tahun Setian Raharja kehilangan nyawanya setelah disambar petir saat pertandingan persahabatan.

Raharja yang bermain untuk Football Boss Indonesia (FBI) Subang sedang berada di lapangan Stadion Siliwangi Bandung saat kejadian tersebut terjadi.

Sebuah video mengerikan tersebar di media sosial saat Raharja tersambar petir hingga membuatnya terjatuh ke tanah. Pemain lain yang berdiri di dekatnya juga terjatuh setelah tabrakan. Peristiwa mendadak dan tragis itu membuat sejumlah pemain keluar lapangan, sementara rekan setim Raharja bergegas memberikan bantuan.

Menurut laporan dari kantor berita Indonesia PRFM News, Raharja langsung hidup setelah sambaran petir sekitar pukul 15.30. Meskipun lokasinya kurang dari satu kilometer dari rumah sakit, kondisinya memburuk dalam perjalanan, dan dia dinyatakan meninggal pada saat kedatangan.

Lawan Raharja yang akrab disapa JJ menggambarkan kondisi cuaca selama pertandingan: “Awal pertandingan panas, tapi di selatan dan timur sudah turun hujan. Di lapangan masih panas. Makanya kami berani bermain.” GJ mengungkapkan, di kaki Raharja terdapat bekas luka bakar, dan muncul bekas luka di dadanya.

Bos Sepak Bola Indonesia (FBI) Subang memberikan penghormatan kepada Raharja dengan membagikan foto di akun Instagramnya yang disertai emoji bunga dan tanggal kematiannya. Komunitas sepak bola, termasuk mantan striker Timnas Indonesia Christian Gonzalez, menyampaikan belasungkawa atas kehilangan tersebut. Tim FBI lainnya mengheningkan cipta selama satu menit untuk menghormati Septian Raharja.

Peristiwa tragis di Indonesia ini mencerminkan peristiwa serupa yang terjadi hampir dua dekade lalu di Singapura. Pada bulan Maret 2004, Jiang Tao, pemain berusia 18 tahun dari klub Liga Utama Tiongkok Sinxi FC yang sekarang sudah tidak ada lagi, kehilangan nyawanya setelah disambar petir saat latihan di Stadion Jurong, yang kemudian dibongkar.

READ  Menteri Resmikan Persatuan Indonesia untuk APG 2022

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

"Ninja budaya pop. Penggemar media sosial. Tipikal pemecah masalah. Praktisi kopi. Banyak yang jatuh hati. Penggemar perjalanan."