KabarTotabuan.com

Memperbarui berita utama dari sumber Indonesia dan global

Puluhan paus yang terjebak di pantai Indonesia telah mati
sport

Puluhan paus yang terjebak di pantai Indonesia telah mati

Pejabat setempat mengatakan pada hari Jumat bahwa 46 paus muda yang terdampar di pantai di Indonesia telah mati setelah upaya penyelamatan berhasil menyelamatkan tiga lainnya.

Pihak berwenang mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa setidaknya 49 paus terbang sirip pendek telah tiba di pantai Pulau Madura di Jawa Utara pada Kamis.

Kerumunan besar berkumpul saat penyelamatan dimulai, dengan relawan menggunakan terpal atau hanya tangan kosong untuk mencoba mendorong kapsul ke laut.

Penonton yang penasaran mengambil gambar dan menyentuh paus, sementara yang lain mencoba menyemprotkan air ke mereka.

Akhirnya, hanya tiga hewan yang selamat.

Paus hidup harus dilepasliarkan bersama karena hidup berkelompok, kata Gubernur Jawa Timur Khufifah Indar Parwansa dalam pernyataannya.

Parwansa mengatakan para pejabat mengambil sampel dari tubuh-tubuh itu untuk penyelidikan lebih lanjut guna mengetahui penyebab kematian.

Dia menambahkan, jenazah yang ukurannya berkisar antara tiga hingga lima meter itu akan dikubur di pantai saat air surut.

Arus silang di kawasan ini menjadi ancaman bagi paus, karena mereka bisa terjebak di antara terumbu karang di dekat permukaan tanah.

Polusi, jaring terbengkalai, dan sampah plastik yang mengapung juga berbahaya bagi hewan laut.

Pada Juli tahun lalu, 10 paus pilot ditemukan mati di dekat kota Kubang di Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Pada tahun 2018, seekor paus sperma ditemukan mati di Indonesia dengan lebih dari 100 gelas plastik dan 25 kantong plastik di dalam perutnya, meningkatkan kekhawatiran tentang masalah sampah laut yang sangat besar di kepulauan Asia Tenggara.

Jakarta, Indonesia | Agen Pers Prancis

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

"Ninja budaya pop. Penggemar media sosial. Tipikal pemecah masalah. Praktisi kopi. Banyak yang jatuh hati. Penggemar perjalanan."