Sepuluh orangutan yang diselamatkan telah kembali ke alam liar di Indonesia

Ditulis oleh Yodi Kahya Bodeman

JAKARTA (Reuters) – Sepuluh orangutan telah dibawa kembali ke alam liar di Pulau Kalimantan, Indonesia dengan menggunakan helikopter untuk mengangkut kera besar yang terancam punah ke hutan dari pusat rehabilitasi.

Di antara monyet Kalimantan yang semuanya di penangkaran sebelum mereka diselamatkan adalah Ninah, seorang wanita berusia 19 tahun yang dipulangkan dari Thailand, menurut Borneo Orangutan Survival Foundation (BOSF).

Total, lima pria, seorang ibu dari dua anak dan dua wanita lainnya dibebaskan dengan bantuan lembaga konservasi Indonesia.

“Menggunakan helikopter adalah cara terbaik untuk mengangkut orangutan selama pandemi,” kata Denny Kornyawan, Manajer Program BOSF, mencatat bahwa mengemudi akan memakan waktu tiga hari untuk mencapai satu area pendaratan, yang meningkatkan risiko penularan COVID-19. .

Orangutan dan monyet lainnya diketahui rentan terhadap penyakit pernapasan manusia, sehingga dokter hewan mengenakan pakaian pelindung dan masker selama pemeriksaan medis terakhir mereka.

“Upaya untuk membantu membatasi penyebaran virus COVID-19 telah menghambat banyak kegiatan terkait konservasi,” kata Handy Nasuka, Plt Kepala Balai Konservasi Kalimantan Tengah.

Dalam pernyataannya, yayasan tersebut mengatakan bahwa rehabilitasi adalah proses yang lambat bagi orangutan lain yang tiba di pusat penampungan bersama Ninewa pada tahun 2006, menambahkan bahwa kebanyakan monyet merasa sulit untuk mengembangkan keterampilan yang diperlukan untuk mengelola diri mereka sendiri di alam liar, karena waktu yang lama. mereka menghabiskan waktu di penangkaran.

Diperkirakan hanya ada sekitar 100.000 orangutan Burnie yang tersisa di alam liar, menurut World Wildlife Fund, lebih dari setengah populasi telah habis selama 60 tahun terakhir.

Mereka menderita karena perburuan, serta perusakan habitat akibat penebangan pohon yang meluas dan penggantian hutan dengan tanaman komersial seperti kelapa sawit.

READ  Sea Games: Chloe Isleta memenangkan emas pertama Filipina dalam renang di Hanoi

(Ditulis oleh Ed Davis, Editing oleh Karishma Singh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.