KabarTotabuan.com

Memperbarui berita utama dari sumber Indonesia dan global

Badan Antimonopoli Indonesia mengatakan pihak Shopee mengakui adanya pelanggaran
Economy

Badan Antimonopoli Indonesia mengatakan pihak Shopee mengakui adanya pelanggaran

Anak perusahaan e-commerce Indonesia, Shopee, telah mengakui melanggar aturan antimonopoli dan setuju untuk mengubah beberapa operasinya, kata Badan Antimonopoli Indonesia, atau KPPU, pada hari Rabu.

KPPU mengatakan pada bulan Mei bahwa mereka sedang memantau unit raksasa e-commerce Indonesia, Shopee dan Lazada atas tuduhan perilaku anti-persaingan.

PT Shoppe International Indonesia dan perusahaan logistik PT Nusantara Express Kelat telah mengakui pelanggaran ketentuan antimonopoli dan persaingan di Indonesia, kata Otoritas Persaingan dan Pasar dalam sebuah pernyataan.

Pengakuan tersebut akan dituangkan dalam Piagam Integritas Perubahan Perilaku yang akan ditandatangani kedua terlapor pada sidang berikutnya, tambahnya.

Sidang berikutnya dijadwalkan digelar pada 2 Juli.

Shopee, yang dimiliki oleh perusahaan teknologi Asia Tenggara Sea Limited, dan Lazada, anak perusahaan Alibaba Group Tiongkok, adalah pemain e-commerce utama di wilayah tersebut.

Kepala Urusan Publik Shopee Indonesia, Radinal Nataprawira, mengatakan pihaknya mengusulkan perubahan antarmuka pengguna agar sesuai dengan peraturan daerah saat rapat dengan KPPU pekan lalu.

“Shopee selalu berkomitmen untuk mematuhi seluruh peraturan dan hukum Republik Indonesia yang berlaku dalam menjalankan operasional bisnis kami,” kata Radinal dalam keterangannya.

KPPU menuduh operasi Shopee di Indonesia pada akhir Mei melakukan perilaku anti persaingan dengan mengunggulkan layanan pengiriman tertentu, termasuk PT Nusantara Ekspres Kilat.

KPPU juga mendalami PT Ecart Webportal Indonesia milik Lazada.

READ  Pelatihan TIK untuk guru profesional bekerja sama dengan Huawei Indonesia

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

"Pemikir jahat. Sarjana musik. Komunikator yang ramah hipster. Penggila bacon. Penggemar internet amatir. Introvert."