KabarTotabuan.com

Memperbarui berita utama dari sumber Indonesia dan global

Generasi emas Vietnam berakhir: pelatih Indonesia
Top News

Generasi emas Vietnam berakhir: pelatih Indonesia

Nguyen Quang Hai (Kiri) mengungkapkan kekecewaannya karena tidak bisa bermain di kedua laga Vietnam melawan Indonesia di babak kedua kualifikasi Piala Dunia 2026, 26 Maret 2024. Foto oleh VnExpress/Giang Huy

“Vietnam adalah tim yang kuat. Namun, generasi emas Vietnam akan segera berakhir,” kata Shin dalam wawancara dengan harian Korea Selatan. Keseharianku.

“Sebaliknya, Indonesia sedang membangun generasi emas dan bergerak maju.”

Pernyataan itu disampaikan pelatih asal Korea Selatan usai Indonesia mengalahkan Vietnam 3-0 pada laga keempat Grup F babak kedua kualifikasi Piala Dunia FIFA 2026 di Stadion My Tinh Hanoi, mengakhiri rekor 20 tahun tak terkalahkan Indonesia. Itu merupakan kemenangan ketiga berturut-turut Indonesia melawan Vietnam, menyusul dua kemenangan 1-0 di fase grup Piala Asia 2023 dan laga ketiga Grup F kualifikasi Piala Dunia.

Dua kemenangan baru-baru ini membantu Indonesia mempertahankan satu kakinya di babak ketiga kualifikasi dan mendorong Vietnam ke ambang eliminasi.

Timnas Indonesia asuhan Pelatih Shin punya banyak pemain muda berbakat dengan rata-rata usia 23 tahun. Bahkan, dalam dua laga melawan Vietnam di kualifikasi kedua Piala Dunia 2026, rata-rata usia tim mereka masing-masing adalah 21,5 dan 22,5 tahun.

Fondasi tim ini adalah kombinasi dari peraih medali emas SEA Games ke-32 generasi U23 dan pemain keturunan ganda berusia 20 hingga 29 tahun yang saat ini berlaga di Eropa.

Lintasan peningkatan Indonesia saat ini serupa dengan puncak Vietnam di bawah asuhan pelatih Park Hang-seo pada 2018 hingga 2022, ketika Vietnam menjuarai Piala AFF 2018 dan mencapai perempat final Piala Asia AFC 2019. Pertama kali. Tulang punggung tim selama periode ini adalah para pemain berbakat yang menempati posisi kedua Piala Asia U23 2018 dan meraih dua medali emas SEA Games pada 2019 dan 2021.

READ  Mural dari Kanada ke Indonesia Wabah Kehormatan Karyawan Terkemuka

Shin Indonesia gagal mengalahkan Park Vietnam di level senior dan U23, dengan dua kali seri dan tiga kali kalah. Pria berusia 53 tahun itu menyebut Covid-19 sebagai alasan ketidakmampuannya melaksanakan rencananya untuk tahun 2020 dan 2021. Namun, visi jangka panjang Shin yang fokus membina dan mempercayai pemain muda telah membuahkan hasil bagi Indonesia.

Saya lihat banyak pemain, banyak yang diusir, banyak yang bertahan. Pemain yang bertahan kini menjadi pemain utama timnas Indonesia,” kata Shin. . Keseharianku. Para pemain sekarang mengetahui dan mengikuti gaya saya dengan baik.

Dalam dua tahun terakhir, sepak bola Indonesia telah mencapai sejumlah tonggak sejarah, mengakhiri kekeringan emas SEA Games selama 32 tahun, lolos ke babak grup Piala Asia untuk pertama kalinya, dan mendapatkan kesempatan tampil pertama kali di Piala Dunia. Kualifikasi ketiga. Dalam peringkat FIFA, Indonesia berada di peringkat 173 ketika Shin mengambil alih jabatan pada akhir tahun 2019, dan diperkirakan akan naik ke peringkat 133 pada bulan April.

Kampanye sukses Indonesia termasuk empat kemenangan melawan Vietnam, yang mengakibatkan keluarnya pelatih Philippe Trussier lebih awal meskipun kontrak awalnya berjalan hingga Juli 2026.

Pelatih Indonesia itu mengaku tidak senang dengan pemecatan Dressier. Salah satu filosofi yang ditanamkan Shin kepada para pemainnya adalah tidak menyakiti rekan satu tim maupun lawan yang merupakan sesama pecinta sepak bola.

HLV Shin Tae-yong (trái) bảy tay HLV Troussier ảnh trần Việt Nam thua Indonesia 0-3 ội sân Mỹ Đình hộm 26/3.  Lam: Lam Thom

Pelatih Shin Tae-yong (kiri) berjabat tangan dengan pelatih Philippe Trussier sebelum pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026 Vietnam antara Vietnam dan Indonesia pada 26 Maret 2024 di Hanoi. Foto oleh VnExpress/Lam Thoa

“Saya tidak ingin menyakiti pelatih lain. Siapa yang berpikir berhenti itu baik? Saya bisa seperti itu suatu hari nanti. Pelatih Trussier adalah seorang pria terhormat dan pelatih yang baik,” kata Shin. Keseharianku.

Indonesia memiliki dua pertandingan kandang lagi pada bulan Juni melawan Irak dan Filipina di putaran kedua kualifikasi Piala Dunia.

READ  Dalam Lalu Lintas Tanpa Akhir: Indonesia - Kontribusi dan Tantangan terhadap Inisiatif yang Dipimpin Pengungsi di Indonesia

Sebelum laga tersebut, Shin akan memimpin tim Indonesia U23 ke putaran final Piala Asia AFC U23 yang tergabung di Grup A bersama Qatar, Australia, dan Yordania. Shin membantu tim melaju melampaui babak grup untuk pertama kalinya. Hal ini menjadi salah satu faktor yang menjadi pertimbangan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) dalam memutuskan apakah akan memperpanjang kontrak Shin yang akan berakhir pada Juni 2024.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

"Pemikir jahat. Sarjana musik. Komunikator yang ramah hipster. Penggila bacon. Penggemar internet amatir. Introvert."