Indonesia akan memberlakukan larangan ‘darurat’ terhadap wabah virus

Diposting di:

Bandara Jakarta (AFP)

Indonesia akan memberlakukan pengendalian virus corona “darurat” minggu ini karena memerangi wabah penyakit yang berbahaya, kata Presiden Joko Widodo pada hari Kamis, ketika negara itu berusaha menghindari runtuhnya sistem kesehatan yang berlebihan.

Pembatasan baru, yang dimulai Jumat, diperkirakan akan berlangsung lebih dari dua minggu di ibu kota Jakarta dan Jawa, serta pulau liburan Bali, kata epidemi tersebut.

Kasus harian baru berjumlah 21.000 per hari di negara yang paling parah terkena dampak di Asia Tenggara, dan para pejabat telah memperingatkan penyebaran lebih banyak infeksi.

“Situasi ini memaksa kami untuk mengambil tindakan drastis … Saya telah memutuskan untuk memberlakukan pembatasan darurat,” kata Jokowi dalam pidato nasional pada hari Kamis.

Widodo, yang juga akrab disapa Djokovic, tidak merinci kegiatan yang akan berakhir pada 20 Juli mendatang.

Tetapi dokumen dari kantor menteri senior Luhut Bondjeitan termasuk memerintahkan semua staf yang tidak penting untuk bekerja dari rumah, sementara kelas hanya akan dilakukan secara online.

Pusat perbelanjaan dan masjid di seluruh negara mayoritas Muslim akan ditutup dalam upaya untuk membawa kurang dari 10.000 kasus harian baru.

Menteri diharapkan untuk membahas pembatasan pada konferensi pers pada hari Kamis nanti.

# Foto1

Pemerintah Indonesia telah secara luas dituduh tidak menanggapi epidemi secara memadai, memberlakukan pembatasan di masa lalu, tetapi tidak menerapkan larangan keras yang ditemukan di negara lain.

Djokovic sebelumnya mengatakan bahwa tindakan terbatas diperlukan untuk menghindari ekonomi terbesar di Asia Tenggara itu.

Tetapi rumah sakit di Jakarta, Jawa Barat dan Jawa Tengah telah dibanjiri pasien dalam beberapa pekan terakhir, termasuk mereka yang terkena variasi delta yang sangat menular yang pertama kali diidentifikasi di India.

READ  Yamaha MT-25 2021 diluncurkan di Indonesia dengan peningkatan yang signifikan

Beberapa fasilitas terpaksa mendirikan tenda di luar untuk mengatasi arus masuk, dan ada laporan pasien dievakuasi dari rumah sakit yang penuh sesak.

Infeksi virus corona resmi Indonesia telah meningkat menjadi lebih dari 2,1 juta dengan 58.491 kematian. Tetapi diyakini bahwa jumlah sebenarnya akan jauh lebih tinggi karena tingkat tes yang lebih rendah.

Negara ini bertujuan untuk memvaksinasi lebih dari 180 juta dari 270 juta penduduknya pada awal tahun depan, tetapi sejauh ini hanya lima persen dari populasi yang telah divaksinasi sepenuhnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *