KabarTotabuan.com

Memperbarui berita utama dari sumber Indonesia dan global

Indonesia telah menyerukan solusi politik terhadap masalah Rohingya
Top News

Indonesia telah menyerukan solusi politik terhadap masalah Rohingya

Jakarta (Antara) – Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi menegaskan perlu dicarikan solusi politik terhadap persoalan Rohingya yang dianggap sebagai bagian integral penyelesaian krisis Myanmar.

Marsudi menggarisbawahi masa depan pengungsi Rohingya yang masih belum pasti pada pertemuan mengenai isu Rohingya pada sesi ke-78 Majelis Umum PBB di New York, Amerika Serikat, Kamis.

Pada saat yang sama, situasi global dan posisi Myanmar mempersulit penyelesaian masalah ini.

Dalam konferensi pers online yang disiarkan di saluran YouTube Kementerian Luar Negeri, ia menggarisbawahi bahwa “penyelesaian masalah Rohingya harus menjadi bagian dari penyelesaian krisis politik di Myanmar.”

Menteri mengatakan etnis Rohingya harus diintegrasikan kembali ke dalam masyarakat Myanmar seperti yang dipromosikan oleh ASEAN dalam lima poin konsensus yang disepakati sebagai solusi atas krisis politik Myanmar.

Ia juga mendesak dilakukannya repatriasi pengungsi Rohingya di Bangladesh secara sukarela, aman dan bermartabat.

“Saya katakan ASEAN akan terus berkontribusi dan ASEAN tidak akan pernah melupakan Rohingya,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya memastikan ketersediaan bantuan kemanusiaan.

“Saat ini, lebih dari satu juta warga Rohingya terpaksa mengungsi dan menjadi pengungsi, sedangkan penduduk wilayah Rakhine juga menghadapi situasi yang sangat sulit. Mereka rentan menjadi korban kejahatan terorganisir,” ujarnya.

Bangladesh, Indonesia, Kanada, Gambia, Malaysia, Turki, Inggris dan Amerika Serikat akan bertemu pada hari Kamis dengan tajuk “Sudahkah Mereka Melupakan Kita? Memastikan Solidaritas Global dengan Rohingya di Myanmar.”

Pertemuan tersebut bertujuan untuk memulihkan fokus dan solidaritas masyarakat internasional terhadap masyarakat Rohingya.

Berita Terkait: Indonesia dan Malaysia sepakat untuk bersama-sama mengatasi krisis pengungsi Rohingya
Berita terkait: UNHCR memuji Indonesia karena melindungi pengungsi Rohingya

READ  Studi mengenai produksi minyak sawit yang merusak iklim di Indonesia menunjukkan adanya dorongan untuk industrialisasi

Diterjemahkan oleh: Yashinta Difa, Raga Adji
Penulis: Rahmat Nasushan
Hak Cipta © ANTARA 2023

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

"Pemikir jahat. Sarjana musik. Komunikator yang ramah hipster. Penggila bacon. Penggemar internet amatir. Introvert."