Setidaknya 162 tewas setelah gempa berkekuatan 5,6 melanda Indonesia

Foto oleh STR/AFP melalui Getty Images

Sedikitnya 162 orang tewas dan 700 terluka setelah gempa berkekuatan 5,6 skala Richter. Gempa bumi memukul bahasa Indonesia Pulau Jawa pada hari Senin, The Associated Press laporan.

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, mengatakan kepada outlet tersebut bahwa “mayoritas dari mereka yang meninggal adalah anak-anak,” menambahkan bahwa lebih dari 13.000 orang telah mengungsi akibat gempa tersebut. Selain itu, sedikitnya 25 orang masih terjebak di bawah reruntuhan bangunan.

“Masih banyak warga yang terjebak di lokasi kecelakaan, dan kami perkirakan korban jiwa, korban luka dan meninggal akan terus bertambah dari waktu ke waktu,” kata Kamel.

Menurut keterangan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), gempa yang melanda Jawa Barat pada pukul 13.21 waktu setempat, menghantam Kabupaten Cianjur, yang berjarak sekitar 47 mil tenggara ibu kota Indonesia, Jakarta, paling keras.

Sebanyak 2.272 rumah di Cianjur, empat gedung pemerintah, beberapa sekolah, dan satu rumah sakit termasuk infrastruktur yang rusak di daerah tersebut.

kata seorang pejabat pemerintah di Kabupaten Cianjur Pos Washington“Sebagian besar dari mereka yang meninggal tertabrak bangunan. Beberapa terkena di kepala. Yang Anda dengar di sini adalah sirene ambulans di mana-mana.”

Berita tiba beberapa bulan setelah A.J gempa bermagnitudo 6,2 Sedikitnya 25 orang tewas dan ratusan lainnya luka-luka di provinsi Sumatera Barat. Pada Januari 2021, gempa bermagnitudo 6,2 lainnya menewaskan lebih dari 100 orang dan melukai hampir 6.500 orang di provinsi Sulawesi Barat.

READ  Marc Bernardin dan Adora dan pratinjau jarak jauh eksklusif - The Hollywood Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.