KabarTotabuan.com

Memperbarui berita utama dari sumber Indonesia dan global

Bisakah belanja TikTok segera kembali ke Indonesia?
Top News

Bisakah belanja TikTok segera kembali ke Indonesia?

Aplikasi video pendek TikTok berencana untuk mengambil saham pengendali di divisi e-commerce raksasa teknologi besar Indonesia PT GoTo Gojek Tokopedia.


Berdasarkan kesepakatan tersebut, TikTok akan membeli 75,01% saham PT Tokopedia milik GoTo, platform e-commerce terbesar di Indonesia, seharga US$840 juta. Dan Tokopedia akan membeli bisnis TikTok Shop Indonesia seharga US$340 juta.

Menurut kedua perusahaan tersebut, TikTok akan menginvestasikan US$1,5 miliar dalam jangka panjang.

Sebuah periode percontohan direncanakan di mana para pemangku kepentingan akan bekerja sama dengan regulator terkait. Ada alasan untuk ini. Pada bulan September, Indonesia melarang belanja online di platform media sosial untuk melindungi usaha kecil dan data pengguna. Pemerintah menuduh beberapa aplikasi dan situs populer melakukan penetapan harga predator. Tak mengherankan jika kedua perusahaan ini ingin memastikan kepatuhan terhadap peraturan.

Seperti yang kami laporkan saat itu, TikTok mengakhiri penjualan ritel online di Indonesia pada bulan Oktober setelah negara tersebut memberlakukan larangan.

Namun apakah langkah tersebut akan menghidupkan kembali bisnis belanja TikTok di Indonesia? Jika media sosial dan e-commerce dapat diintegrasikan tanpa menimbulkan kemarahan pihak berwenang di Indonesia, hal ini tampaknya mungkin terjadi.

Menurut layanan berita Financial Times Inggris, beberapa analis yakin pengambilalihan TikTok atas perusahaan lokal mungkin tidak akan berhasil, namun bisa menjadi contoh untuk bekerja di pasar lain, termasuk Asia Tenggara, Eropa, dan Amerika Serikat. Seperti yang ditunjukkan oleh FT, Malaysia dan Vietnam mengancam akan menerapkan aturan untuk membatasi penggunaan.

Namun, Tokopedia memiliki basis bisnis lokal yang besar serta aset logistik dan pembayaran yang kuat. Yang lebih penting lagi, Indonesia, negara dengan populasi generasi muda yang mobile, merupakan pasar terbesar bagi toko TikTok hingga saat ini. Mayoritas penduduk Indonesia yang berjumlah lebih dari 270 juta jiwa merupakan pengguna aktif media sosial, dan negara ini memiliki 125 juta pengguna TikTok.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

"Pemikir jahat. Sarjana musik. Komunikator yang ramah hipster. Penggila bacon. Penggemar internet amatir. Introvert."