Indonesia memindahkan kedutaannya ke Pakistan; Benar-benar mengakhiri kehadiran diplomatiknya di Afghanistan

Menteri Luar Negeri Redno Marsudi mengatakan pada hari Sabtu bahwa KBRI Afghanistan telah sepenuhnya dievakuasi dan beberapa diplomat dari KBRI Pakistan telah ditugaskan untuk menjalankan tugasnya.

Sebelumnya, Boeing-737 TNI AU tiba di Pangkalan TNI AU Halim di pinggiran Jakarta bersama para diplomat dan keluarganya, serta warga negara Indonesia lainnya, menurut Kompas TV.

Pesawat tersebut membawa 26 warga negara Indonesia, lima warga Filipina dan dua warga Afghanistan. Marsudi menghadiri resepsi tersebut.

“Awalnya evakuasi warga sipil Indonesia dari Afghanistan dilakukan dengan pesawat sipil, namun karena situasi di bandara Kabul yang tidak stabil, maka diputuskan untuk mengirim pesawat angkut angkatan udara ke Kabul,” kata Marsudi kepada penyiar.

bendera Taliban

Kementerian Luar Negeri RI pada awalnya berencana untuk meninggalkan diplomat kecil di Kabul untuk melanjutkan pekerjaannya, namun karena “perkembangan situasi yang cepat” memutuskan untuk mengevakuasi kedutaan sepenuhnya dan untuk sementara mengalihkan fungsi Kedutaan Afghanistan ke sebuah komite. . Para diplomat di KBRI Pakistan, kata Menkeu.

Kedutaan Indonesia sebelumnya dipindahkan dari Kabul ke Islamabad dan tetap berada di Pakistan hingga 2004, setelah Taliban berkuasa di Afghanistan. Pada tahun 2006, Dubes RI kembali ke Kabul.

Pada tanggal 15 Agustus, Taliban menyerbu Kabul, menyebabkan pemerintahan sipil runtuh. Perkembangan itu menambah kerusuhan di bandara Kabul, memaksa ribuan warga Afghanistan meninggalkan negara itu karena takut akan pembalasan dari militan.

READ  Pelatihan riset online untuk organisasi disabilitas di Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *