Pembuat pakaian dalam Caely Holdings akan mendirikan JV di Indonesia untuk meningkatkan produksi

GEORGE TOWN (6 Februari): Caely Holdings Bhd yang terdaftar di pasar utama berharap untuk mendirikan usaha patungan (JV) di Indonesia tahun ini untuk meningkatkan kapasitas produksinya guna memenuhi permintaan global yang terus meningkat untuk pakaian dalam.

Chief executive officer Gok Ching Hee mengatakan perusahaan saat ini sedang menyelesaikan syarat dan ketentuan perjanjian dengan mitra JV potensial, yang kemudian akan berinvestasi di pabrik di republik.

“Mitra JV kami akan berinvestasi di pabrik, yang kemungkinan akan siap pada Mei atau Juni tahun ini. Kami targetkan penandatanganan JV agreement paling lambat akhir Maret,” ujarnya Bernama.

Gok mengatakan tujuan ekspor utama Caely saat ini untuk produk pakaian dalam produsen peralatan aslinya adalah Jerman, Amerika Serikat dan Kanada, namun, baru-baru ini mendapat lebih banyak pertanyaan dari perusahaan di Turki, Prancis, dan Australia.

Dia mencontohkan, permintaan dari perusahaan-perusahaan ini sudah menggandakan kapasitas produksi Caely yang ada, yang menyebabkan keputusan perusahaan untuk berekspansi lebih jauh, dengan pabrik di Indonesia bertujuan untuk meningkatkan kapasitas tiga kali lipat, dibandingkan dengan pabriknya di Teluk Intan, Perak.

“Kami percaya bahwa pesanan dalam jumlah besar baru-baru ini yang kami dapatkan adalah karena perusahaan beralih dari sumber produk mereka di China dan bahwa kami mendapat manfaat dari perang perdagangan di arena internasional.

“Melihat momentum peningkatan pesanan yang kami dapatkan, kami yakin akan menghabiskan kapasitas pabrik di Indonesia,” katanya.

Caely, yang didirikan pada 1986 untuk memproduksi pakaian intim wanita, telah mengalokasikan RM5 juta untuk modal kerja pada Oktober tahun lalu untuk mendiversifikasi produknya termasuk produksi masker wajah kain.

Gok mengatakan perusahaan juga akan memanfaatkan sebagian dari investasi ini untuk memproduksi pakaian aktif, pakaian tidur dan pakaian anak-anak, segera.

READ  Utusan Khusus Presiden Kerry untuk Iklim untuk Yunani, Indonesia, dan Vietnam

“Kami telah menandatangani perjanjian lisensi dengan Disney dan ini membuka banyak peluang bagi kami karena kami dapat memproduksi pakaian merek Disney,” katanya.

Dia menambahkan bahwa perusahaan pada akhirnya berencana untuk memindahkan pabrik pakaian dalam ke Indonesia, sementara pabriknya di Malaysia akan fokus pada produksi masker wajah dan pakaian lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.