Perdana Menteri mengakui bantuan Indonesia selama pembicaraan bilateral dengan Menteri Luar Negeri

Perdana Menteri Vorek Bainimarama mengakui dukungan Indonesia terhadap upaya rekonstruksi Fiji pasca bencana alam dan tanggapannya terhadap pandemi COVID-19 dengan memberikan bantuan pasokan dan alat pelindung diri.

Bainimarama dan Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Redno LB Marsudi mengadakan pertemuan bilateral untuk memperdalam kerja sama untuk pemulihan ekonomi yang cepat melalui tantangan global pandemi Covid-19 dan krisis iklim, menurut pernyataan pemerintah Fiji.

Dikatakan Indonesia juga telah membantu Fiji di bawah ‘Adopt a School Programme’ untuk renovasi dan rekonstruksi Sekolah Queen Victoria.

Kerjasama saat ini di bidang penanggulangan bencana termasuk keamanan dan kepolisian, pelatihan peningkatan kapasitas, pertanian, perikanan dan kehutanan, dan mitigasi iklim dibahas.

Diskusi pada pertemuan tersebut mencakup kemungkinan peningkatan keterlibatan di berbagai bidang seperti pemulihan ekonomi, ketahanan iklim, lautan, perdagangan dan investasi, pariwisata, teknologi, pertanian dan kesehatan, kata mereka.

Bainimarama mengakui Kepresidenan G20 Indonesia dalam memprioritaskan isu-isu penting bagi Negara Berkembang Pulau Kecil dan menegaskan kembali komitmen Fiji untuk bekerja sama dengan Pemerintah Indonesia melalui G20 untuk mengamankan tindakan yang berarti untuk mengejar masa depan yang berkelanjutan, hijau dan biru dan lebih baik bagi masyarakat. Fiji, Pasifik dan sekitarnya.

Dia mengatakan Fiji mengharapkan dukungan Indonesia untuk “Strategi 2050 untuk Benua Pasifik Biru”, yang sekarang menjadi dokumen dasar untuk pembangunan di kawasan Pasifik.

Marsudi berterima kasih kepada Bainimarama atas diskusi yang bermanfaat tentang prioritas bersama yang akan membawa hubungan Fiji-Indonesia ke tingkat yang lebih tinggi.

Dia mengatakan Fiji adalah mitra pembangunan penting bagi Indonesia dan siap mendukung upaya Fiji dalam mencapai pemulihan ekonomi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.